CEO McLaren, Zak Brown, secara terbuka mengungkapkan bahwa timnya memberikan teguran keras kepada dua pembalap mereka, Lando Norris dan Oscar Piastri, menyusul insiden tabrakan pada lap terakhir sesi Sprint Race Formula 1 Grand Prix Singapura. Insiden tersebut menjadi pukulan telak bagi ambisi tim yang tengah berjuang ketat di papan atas klasemen konstruktor musim ini, di mana kedua pembalap justru saling bunuh di lintasan basah.
Pertarungan sengit bermula ketika sesi 20 putaran pendukung balapan utama hari Minggu tersebut memasuki fase krusial, dengan kedua mobil McLaren mengamankan posisi keempat dan kelima. Norris yang tampil sangat agresif mulai memberikan tekanan masif kepada rekan setimnya sendiri. Situasi semakin memanas ketika kondisi trek masih menyisakan area basah yang cukup berbahaya, memicu manuver nekat dari Norris yang memaksa masuk dari sisi dalam di Tikungan 5.
Akibat aksi tersebut, mobil rekan setimnya terdorong hingga berputar ke samping dan hampir memicu kecelakaan beruntun dengan pembalap Racing Bulls, Liam Lawson. Situasi chaos ini membuat kedua mobil sempat menghadap ke arah yang salah di tengah lintasan. Meskipun Norris berhasil melanjutkan balapan dan finis di posisi kedelapan untuk mengamankan satu poin krusial, rekan setimnya asal Australia tersebut harus menderita kerusakan parah dan langsung tersingkir di tempat.

Menanggapi insiden memalukan di garasi Woking ini, Zak Brown sama sekali tidak menutup-nutupi kekecewaannya ketika berbicara kepada pandit Sky Sports F1, Martin Brundle, menjelang balapan utama hari Minggu. Ketika ditanya mengenai teguran yang diberikan, bos tim asal Inggris tersebut menegaskan bahwa instruksi yang disampaikan sangat jelas dan tanpa kompromi demi menjaga keutuhan poin tim.
"Itu adalah teguran 'jangan lakukan itu lagi'. Dan kami tidak mengucapkannya dengan kata 'tolong'. Itu adalah sebuah perintah mutlak," ujar Brown dengan nada tegas. Insiden tersebut dipastikan merugikan perolehan delapan poin penting bagi kejuaraan dunia konstruktor, di mana persaingan ketat melawan rival-rival utama semakin memanas dan tidak memberikan ruang sedikit pun untuk kesalahan yang tidak perlu dari internal tim sendiri.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!