Hayden Paddon mungkin belum tahu kapan ia akan kembali duduk di kursi Hyundai Motorsport, tetapi pria Selandia Baru itu telah memberi petunjuk jelas bahwa masa depannya di WRC bisa jauh lebih besar daripada sekadar menjadi pembalap.
Setelah dua podium dalam empat start – satu di aspal Kroasia dan satu lagi di gravel Paraguay – Hayden Paddon menjadi pembalap dengan kontribusi poin tertinggi per start di kursi Hyundai musim ini. Pencapaian itu diraihnya lewat pendekatan yang tenang dan penuh perhitungan, terutama saat menghadapi kondisi sulit di Paraguay.
Paddon mengakui usianya tidak lagi muda, tetapi justru di situlah letak nilai jualnya. "Saya tahu saya bukan anak muda lagi, dan mungkin bukan pembalap tercepat di luar sana. Tetapi dalam gambaran besar, yang bisa kami tawarkan dalam pengembangan mobil, bagaimana menyusun sebuah reli, bagaimana menyusun sebuah kejuaraan, itu kuat. Semoga uban saya berguna," ujarnya kepada DirtFish.

Ketenangan dan pengalamannya dalam mengelola balapan menjadi aset berharga, terutama ketika orang lain kesulitan dengan masalah ban pada hari pertama di Paraguay. Ia memilih untuk meminimalkan risiko dan memetik hasil maksimal.
Menariknya, baik Paddon maupun direktur olahraga WRC Hyundai, Andrew Wheatley, sama-sama memberi isyarat bahwa peran Paddon di masa depan bisa melampaui kursi pengemudi. Paddon sudah menjalankan program reli sendiri melalui Paddon Rallysport Group di Selandia Baru dan tak pernah menyembunyikan ambisinya untuk membawa tim Kiwi ke WRC.
"Apa yang akan terjadi di masa depan, saya tidak tahu," kata Paddon. "Saya cukup puas dengan apa yang saya lakukan dan bahagia. Jika ada kesempatan datang, itu bagus, tapi saya tidak akan duduk di sini memohon-mohon, karena saya punya banyak hal yang sedang berjalan menuju hal-hal yang lebih besar dalam olahraga ini bersama tim."
Wheatley pun tak ragu menempatkan Paddon di urutan teratas daftar pembalap incaran Hyundai jika mereka kembali turun di WRC tahun depan. "Keahlian Hayden yang sesungguhnya adalah kemampuannya melihat 360 derajat di sekitar reli. Dia paham betul bagaimana sebuah event berjalan, apa yang dia butuhkan, dan apa yang orang-orang di sekelilingnya butuhkan. Saya pikir itu adalah keahlian yang akan membuatnya semakin menonjol di masa depan," jelas Wheatley.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!