Mitch Evans resmi bergabung dengan Opel untuk musim 2026-27 Formula E, melengkapi line-up pabrikan Jerman tersebut bersama rookie Theo Pourchaire. Evans, yang telah memenangkan 16 balapan di ajang ini, akan menjadi ujung tombak Opel di era mobil Gen4.
Keputusan ini menandai akhir dari hubungan sepuluh tahun Evans dengan Jaguar, di mana ia mencatatkan rekor kemenangan terbanyak sepanjang sejarah tim. Meski demikian, gelar juara dunia terus menjadi mimpi yang belum terwujud, dengan beberapa kali nyaris meraihnya, termasuk pada musim 2023-24 saat ia kalah dari Pascal Wehrlein.
Opel, yang merupakan merek kedua Stellantis di Formula E setelah kepergian DS, menunggu hingga akhir musim 2025-26 untuk mengumumkan penandatanganan Evans. Langkah ini dianggap sebagai awal baru yang ambisius bagi pabrikan Jerman tersebut.

Dalam pernyataannya, Evans mengungkapkan kebanggaannya menjadi bagian dari proyek Opel. "Setelah 10 tahun bersama pabrikan, sudah waktunya saya mengambil tantangan baru. Lompatan ke mobil Gen4 adalah momen yang tepat untuk memulai sesuatu yang baru," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Opel tidak hanya datang untuk berkompetisi, melainkan untuk menang. Hal ini sejalan dengan ambisi Evans yang masih mengejar gelar juara dunia pembalap. "Gelar juara dunia jelas masih menjadi tujuan besar saya. Di sinilah saya punya 'utang' di Formula E," tambahnya.
Kehadiran Evans di Opel akan memberikan pengalaman berharga bagi tim yang sedang membangun fondasi di era Gen4. Dengan Pourchaire sebagai rookie, kombinasi pengalaman dan talenta muda diharapkan mampu bersaing di papan atas.
Musim 2026-27 akan menjadi ujian besar bagi Opel dan Evans. Jika sukses, ini akan menjadi salah satu comeback terbesar di Formula E. Namun, persaingan dengan tim-tim mapan seperti Porsche dan Jaguar dipastikan akan berlangsung ketat.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!