Kabar mengejutkan datang dari paddock Formula E. Opel resmi mengumumkan Mitch Evans sebagai pembalap utama mereka untuk musim debut di Kejuaraan Dunia Formula E 2026/27. Evans, yang dikenal sebagai pemegang rekor kemenangan terbanyak di ajang ini, akan menjadi ujung tombak tim pabrikan Jerman tersebut.
Kepindahan ini menandai babak baru bagi Evans setelah sepuluh tahun membela Jaguar. Selama periode itu, ia berhasil mengumpulkan 16 kemenangan, menjadikannya pembalap paling sukses dalam sejarah Formula E. Kini, ia siap membawa pengalaman berharganya ke lingkungan baru yang penuh tantangan.
Di tim Opel, Evans akan berduet dengan mantan juara Formula 2, Theo Pourchaire. Kombinasi ini jelas dirancang untuk menghadapi era mobil GEN4 yang akan datang. Perpaduan pengalaman dan bakat muda diharapkan mampu bersaing di papan atas sejak awal.

Manajer Motorsport Opel sekaligus Principal Tim, Jorg Schrott, tidak menyembunyikan antusiasmenya. "Kami telah mengamankan tim impian kami. Mitch Evans adalah kandidat utama untuk Tim Opel GSE Formula E sejak awal. Komitmennya sekali lagi menegaskan keseriusan seluruh proyek ini," ujarnya.
Schrott juga menyoroti kecocokan Evans dengan budaya tim. "Kami sudah bertemu dengannya di dalam dan di luar trek. Selain kemampuan balapnya yang luar biasa, ia juga sangat cocok dengan tim kami secara pribadi. Setelah bertahun-tahun bersama pabrikan lain, ia memang mencari tantangan baru. Sekarang keluarga Opel dan Mitch melangkah bersama. Ini adalah pesan yang jelas: kami datang untuk bersaing di depan," tambahnya.
Evans sendiri mengaku sudah lama menantikan momen ini. "Saya bangga menjadi pembalap pabrikan Opel dan menjadi bagian dari babak baru Formula E. Setelah sepuluh tahun bersama satu pabrikan, inilah saat yang tepat untuk tantangan baru. Loncatan ke mobil GEN4 adalah momen sempurna untuk memulai sesuatu yang baru," kata pembalap asal Selandia Baru itu.
Ia juga menegaskan ambisinya untuk meraih gelar juara dunia yang selama ini belum ia dapatkan. "Gelar juara dunia tetap menjadi tujuan besar saya. Saya masih punya misi yang belum selesai di Formula E. Itulah mengapa pindah ke Opel terasa seperti tantangan yang tepat. Saya ingin menyumbangkan pengalaman dari sepuluh tahun saya dan berperan kuat dalam perebutan gelar," pungkasnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!