SPONSORED

MotoGP Batal Gelar GP Qatar 2026, Tanpa Pengganti?

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
MotoGP Batal Gelar GP Qatar 2026, Tanpa Pengganti?
TO NEWS OVERVIEW
MotoGP Batal Gelar GP Qatar 2026, Tanpa Pengganti?

Kabar mengejutkan datang dari paddock MotoGP. MotoGP dikabarkan akan membatalkan Grand Prix Qatar 2026 yang sudah dijadwalkan ulang, tanpa ada balapan pengganti. Informasi ini diperoleh dari sumber paddock yang dikutip The Race, menyusul ketegangan geopolitik yang masih belum mereda di Timur Tengah.

Awalnya, balapan di Sirkuit Lusail dijadwalkan pada April, tetapi kemudian dipindah ke November setelah konflik antara Iran dan Amerika Serikat pecah. Pangkalan udara AS di Al Udeid, yang hanya berjarak 25 mil dari sirkuit, menjadi sasaran serangan rudal Iran pada tahap awal konflik. Hal ini memaksa MotoGP untuk merombak jadwal akhir musim, menempatkan Qatar langsung setelah Grand Prix Malaysia dan mendorong dua balapan terakhir di Portugal dan Valencia mundur satu minggu.

Namun, dengan situasi yang masih memanas, sumber The Race mengindikasikan bahwa balapan akan resmi dibatalkan dalam beberapa hari ke depan. Sempat ada rumor bahwa MotoGP akan menambah balapan pengganti, seperti double-header di Sepang, tetapi rencana itu tampaknya sudah dibatalkan. Alhasil, musim 2026 akan kehilangan satu dari 22 seri yang direncanakan.

MotoGP Set to Cancel Qatar GP Without Replacement
Read AlsoMotoGP Set to Cancel Qatar GP Without Replacement

Kabar ini muncul setelah bos F1, Stefano Domenicali, "mengonfirmasi" bahwa serinya akan tetap balapan di Qatar dan Abu Dhabi. Namun, pernyataan itu dianggap lebih sebagai pilihan kata daripada pesan yang dimaksudkan, dan keputusan final untuk F1 pun masih menggantung.

ADVERTISEMENT

Pembatalan ini jelas berdampak besar pada perebutan gelar juara. Dengan 37 poin yang hilang, persaingan di puncak klasemen semakin ketat. Jorge Martin saat ini memimpin dengan keunggulan 31 poin atas rekan setimnya, Marco Bezzecchi. Namun, hanya 10 poin yang memisahkan Bezzecchi dari Ai Ogura, Marc Marquez, dan Fabio Di Giannantonio. Bagi Marquez, Qatar dan Sepang bukanlah sirkuit favoritnya, sehingga pembatalan ini bisa menjadi keuntungan tersendiri.

Konflik ini juga menunda pengumuman kalender MotoGP 2027. Deputi CEO baru seri ini, Carlos Ezpeleta, mengatakan kepada media di Grand Prix Aragon bahwa kalender tahun depan belum bisa difinalisasi. "Kalender 2027 hampir selesai," ujarnya. "Kami tentu menunggu bagaimana situasi di Timur Tengah berkembang, karena itu juga akan memengaruhi kalender tahun depan. Kami mungkin butuh dua atau tiga minggu lagi untuk bisa mengumumkannya."

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU