Formula 1, Sportrik Media - Mercedes-AMG Petronas Formula One Team memastikan seluruh personel tim yang berada di Bahrain untuk uji ban Pirelli telah kembali dengan selamat ke Inggris setelah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.
Tim berbasis Brackley tersebut sedang berada di Bahrain untuk mengikuti tes ban resmi bersama Formula 1 pada akhir pekan lalu. Situasi keamanan kemudian memburuk setelah serangan terkoordinasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang memicu eskalasi konflik di kawasan dan berdampak pada stabilitas regional termasuk Bahrain.
Kondisi tersebut membuat Formula 1 dan Pirelli memutuskan menghentikan kegiatan pengujian lebih awal demi keselamatan seluruh personel tim dan staf teknis yang berada di lokasi. Selain itu, gangguan perjalanan udara di kawasan tersebut sempat mempersulit proses pemulangan anggota tim menuju Eropa.

Seorang juru bicara Mercedes mengonfirmasi bahwa seluruh staf yang berada di Bahrain untuk tes ban telah kembali ke Inggris dengan aman. Tim juga menyatakan bahwa personel yang dibutuhkan untuk seri pembuka musim di Melbourne tetap melanjutkan perjalanan mereka menuju Australia.
“Personel yang berada di Bahrain untuk tes ban dari tim kami kini telah kembali ke Inggris,” ujar perwakilan Mercedes dalam pernyataan resmi kepada media internasional.
Mercedes juga menyebut bahwa sejumlah anggota tim yang diperlukan untuk akhir pekan balapan di Australian Grand Prix, termasuk pembalap cadangan Frederik Vesti, akan melanjutkan perjalanan menuju Albert Park Circuit dan diperkirakan tiba di Melbourne pada Kamis malam menjelang dimulainya aktivitas balapan.
Sementara itu, eskalasi konflik di Timur Tengah mulai memicu pertanyaan mengenai masa depan beberapa balapan di kawasan tersebut, termasuk Bahrain Grand Prix dan Saudi Arabian Grand Prix yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu lebih dari satu bulan ke depan.
Kepala tim Mercedes Toto Wolff menegaskan bahwa saat ini masih terlalu dini untuk membahas dampak konflik tersebut terhadap kalender Formula 1.
“Dengan situasi yang sedang berlangsung di Timur Tengah, terasa tidak tepat untuk membicarakan olahraga,” kata Wolff.
“Kami memantau perkembangan di kawasan tersebut dengan penuh perhatian dan berharap perlindungan terhadap warga sipil tetap menjadi prioritas utama.”
“Dengan rencana tes ban di Bahrain, beberapa anggota tim kami terdampak situasi tersebut dan syukurlah mereka kini dapat meninggalkan negara itu dengan selamat.”
“Dengan situasi serius yang sedang berkembang, tidak akan membantu jika membahas kemungkinan dampak lebih lanjut terhadap Formula 1 dalam beberapa minggu ke depan.”
“Kami mengetahui bahwa FIA dan Formula 1 akan terus memantau perkembangan dan mengambil keputusan yang diperlukan pada waktu yang tepat.”



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!