SPONSORED

Max Verstappen Sebut Masalah George Russell di GP Belgia 2026 seperti “Jungle”

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Max Verstappen Sebut Masalah George Russell di GP Belgia 2026 seperti “Jungle” TO NEWS OVERVIEW
© Red Bull Content Pool

Formula 1, Sportrik Media - Max Verstappen menggambarkan Formula 1 2026 sebagai sebuah “jungle” setelah melihat masalah power unit misterius yang mengganggu George Russell sepanjang Grand Prix Belgia.

Russell berulang kali mengeluhkan kurangnya kecepatan di lintasan lurus selama akhir pekan. Masalah tersebut kembali muncul pada lap pembuka ketika mobil Mercedes miliknya kehilangan daya dan membuatnya disalip sejumlah rival sebelum terjadi kontak dengan Lewis Hamilton.

Tabrakan itu membuat Russell berputar ke gravel dan langsung mengakhiri balapannya. Namun, kemarahan utama pembalap Inggris tersebut bukan tertuju pada insiden dengan Hamilton, melainkan kepada kegagalan sistem tenaga yang membuatnya tidak mampu mempertahankan posisi.

Red Bull Prepares Max Verstappen Wing Fix for 2026 Hungarian GP
Read AlsoRed Bull Prepares Max Verstappen Wing Fix for 2026 Hungarian GP

Ketika diminta menanggapi situasi tersebut, Verstappen memberikan jawaban singkat yang menggambarkan ketidakpastian era regulasi baru. “Selamat datang di Formula 1 2026. Terkadang, situasinya bisa seperti jungle,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Kompleksitas power unit musim ini telah menjadi sumber kekhawatiran bagi sejumlah pembalap. Sistem yang mengandalkan pembagian besar antara mesin pembakaran dan energi listrik membuat pengelolaan baterai, pemulihan energi, serta pelepasan tenaga memiliki pengaruh besar terhadap performa di lintasan lurus.

Charles Leclerc menilai masalah yang dialami Russell bukan persoalan eksklusif Mercedes. Ia mengaku pernah menghadapi situasi serupa ketika mobil kehilangan kecepatan tanpa penyebab yang mudah dipahami.

“Power unit ini sangat kompleks. Ada hari-hari ketika Anda terus berpikir untuk memahami mengapa begitu banyak waktu hilang di lintasan lurus,” kata Leclerc. Ia menambahkan bahwa penyesuaian kecil dapat mengembalikan performa, seperti yang dialaminya antara FP3 dan kualifikasi.

ADVERTISEMENT

Leclerc juga menyoroti frustrasi pembalap ketika perubahan teknis di balik layar memengaruhi performa meski mereka telah mengemudi semaksimal mungkin. Kondisi tersebut membuat hubungan antara tenaga mesin, baterai, dan strategi energi menjadi salah satu tantangan terbesar Formula 1 2026.

Formula 1 telah mengonfirmasi perubahan regulasi untuk 2027 dengan mengurangi keseimbangan tenaga 50:50 antara mesin pembakaran dan baterai. Arah tersebut akan berlanjut menuju rasio 60:40 yang lebih menguntungkan mesin pembakaran mulai 2028.

Masalah Russell di Belgia memperlihatkan alasan perubahan itu dianggap penting. Di tengah persaingan yang sangat ketat, kegagalan sistem energi selama beberapa detik saja dapat mengubah posisi di lintasan, memicu insiden, dan memberikan dampak besar terhadap perebutan gelar.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU