Max Verstappen mengalami crash mengejutkan pada fase akhir British Grand Prix 2026, memicu safety car terlambat dan mengakhiri peluang podium yang sebelumnya terlihat cukup kuat.
Pembalap Red Bull itu tampak berada dalam jalur menuju finis ketiga sebelum mengalami momen tidak biasa di Stowe. Insiden tersebut langsung mengubah dinamika balapan pada lap-lap penutup.
"Benar-benar tidak bisa dipercaya," kata Verstappen melalui radio tim.

Kekecewaan Verstappen dapat dipahami karena posisi podium terlihat berada dalam kendalinya sebelum insiden terjadi. Pada tahap itu, kehilangan posisi bukan lagi hanya soal hasil balapan, tetapi juga dampak poin dalam konteks kejuaraan.
Verstappen bukan satu-satunya kandidat podium yang mengalami pukulan besar pada fase akhir. Kimi Antonelli juga menghadapi masalah tidak biasa pada wheel shield Mercedes, yang merusak balance mobil dan mengganggu peluangnya mengejar hasil kuat.
Safety car membuat urutan depan kembali terkunci dalam situasi netralisasi, dengan Charles Leclerc memimpin di depan George Russell dan Lewis Hamilton. Kondisi tersebut memberi Ferrari dan Mercedes posisi strategis penting menjelang restart atau fase akhir balapan.
Crash Verstappen menjadi salah satu titik balik utama GP Inggris karena menghapus peluang podium yang semula terlihat aman. Fokus berikutnya akan tertuju pada penyebab momen di Stowe dan bagaimana Red Bull menjelaskan kehilangan hasil besar pada akhir balapan Silverstone.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!