SPONSORED

Marquez Ungkap Masalah Lengan di Silverstone, Tardozzi: Itu Kejutan

Notifikasi
0
Marquez Ungkap Masalah Lengan di Silverstone, Tardozzi: Itu Kejutan
TO NEWS OVERVIEW
Marc Marquez is still struggling with his right shoulder © Gold and Goose

Davide Tardozzi, bos tim Ducati MotoGP, mengakui bahwa perjuangan Marc Marquez dengan lengan kanannya di Grand Prix Inggris merupakan 'kejutan' bagi timnya. Pernyataan ini muncul setelah Marquez kesulitan finis di posisi ketujuh pada balapan utama di Silverstone, jauh dari ekspektasi setelah kemenangan beruntunnya di Hungaria, Ceko, dan Jerman.

Juara dunia tujuh kali itu masih dalam proses pemulihan dari cedera bahu kanan yang rumit, yang dialaminya pada Oktober lalu di Indonesia setelah bertabrakan dengan Marco Bezzecchi. Masalah terbaru muncul ketika pelat logam di lengannya menyentuh saraf radial, memengaruhi gaya balapnya. Setelah menjalani operasi pasca GP Prancis, Marquez memang menunjukkan performa impresif dengan memangkas defisit poin dari 102 menjadi hanya 18 poin.

Namun, harapan bahwa libur musim panas akan membantunya pulih lebih cepat sirna sudah di Silverstone. Marquez mengaku kondisinya 'apa adanya' dan harus beradaptasi. Dalam video di belakang layar, ia mengeluhkan 'tidak punya kendali' atas lengan kanannya. Pada konferensi pers di Aragon, ia menjelaskan bahwa energinya habis pada hari Minggu karena mencoba menyerang secara normal.

Bezzecchi Breaks Lap Record to Clinch Aragon MotoGP Pole
Read AlsoBezzecchi Breaks Lap Record to Clinch Aragon MotoGP Pole

Tardozzi, yang berbicara di Aragon, mengatakan, "Jujur, ini kejutan bagi kami juga karena kami yakin libur musim panas membantunya. Tapi seperti yang saya katakan beberapa bulan lalu, pada bulan September kita akan melihat potensi sebenarnya dari Marc. Saya berharap setelah balapan ini, Misano, dan Austria, kita akan punya ekspektasi yang realistis."

ADVERTISEMENT

Di Aragon, Marquez menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Sirkuit yang berlawanan arah jarum jam ini dinilai lebih ramah untuk kondisi fisiknya. Ia menjadi yang tercepat di FP1 dan memecahkan rekor lap di Practice, meski hanya finis ketiga di akhir sesi karena tidak memasang ban belakang lunak baru seperti Bezzecchi dan Alex Marquez.

Marquez, yang telah memenangkan tujuh kali di Aragon, mengaku sudah tahu sirkuit ini cocok untuknya sejak pertama kali menguji dengan motor 125cc. "Saya tahu ini trek yang bagus untuk saya," ujarnya. Akankah ia mampu kembali ke puncak podium akhir pekan ini? Kita tunggu saja aksinya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU