Marc Marquez memberi jawaban singkat ketika ditanya peluangnya mendekati dominasi Aprilia pada balapan utama MotoGP Assen 2026 setelah hanya menempati posisi keenam dalam sesi warm up.
Juara bertahan Ducati itu datang ke Assen setelah memenangkan tiga dari empat balapan sebelumnya, tetapi sepanjang akhir pekan ini belum pernah menembus posisi lima besar dalam sesi mana pun.
"Er... tidak. Jadi kami hanya akan mencoba melakukan yang terbaik."


Marquez menilai hasil Sprint hari Sabtu menempatkannya di posisi ketujuh sebelum penalti batas lintasan yang diterima Francesco Bagnaia mengubah urutan akhir. Ia tetap mengakui aturan harus diterapkan, meski menilai Bagnaia tidak mendapatkan keuntungan dari insiden tersebut.
Aprilia menjadi kekuatan utama di Assen setelah mengunci empat posisi teratas pada kualifikasi dan meraih finis satu-dua dalam Sprint melalui Raul Fernandez dan Ai Ogura. Marco Bezzecchi kembali memimpin warm up, sementara pole-sitter Jorge Martin mengaku arah setup yang dicoba pada pagi hari tidak bekerja sesuai harapan.
Fabio Di Giannantonio, yang finis ketiga pada Sprint, menilai kemenangan akan menjadi target yang sangat sulit karena kecepatan Aprilia. Sementara Bagnaia, yang berada di posisi ketiga pada warm up, masih melihat peluang podium jika mampu melakukan start dengan baik.
Bezzecchi memasuki balapan utama dengan keunggulan sembilan poin atas Martin, 22 poin atas Di Giannantonio, dan 42 poin atas Marquez. Balapan utama MotoGP Assen 2026 akan berlangsung 26 lap dan menjadi ujian penting bagi Ducati untuk menahan dominasi Aprilia.
























Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!