Marc Marquez kembali menunjukkan kelasnya di MotoGP Aragon. Meski sempat kesulitan di awal lomba akibat perangkat ride height yang macet, pebalap Gresini itu berhasil merebut kemenangan ke-77 di kelas premier, sekaligus memangkas jarak poin dengan pemuncak klasemen, Jorge Martin.
Start dari posisi keempat, Marquez justru sempat memimpin di tikungan pertama. Namun, ia melebar dan kehilangan posisi, membuka peluang bagi Marco Bezzecchi dan Martin untuk unjuk gigi. Meski begitu, dengan tenang Marquez membalap agresif dan kembali memimpin pada lap keenam setelah melewati Bezzecchi di lintasan lurus.
Kemenangan ini bukan sekadar angka. Marquez mampu memangkas defisit poin dengan Martin menjadi hanya 19 poin, sekaligus menyalip Bagnaia di klasemen. Dengan sisa balapan yang masih banyak, persaingan gelar juara dunia semakin memanas.

Di belakang Marquez, Pedro Acosta tampil impresif dengan finis kedua, sementara Bezzecchi melengkapi podium ketiga. Alex Marquez harus puas finis keempat, diikuti Martin di posisi kelima. Performa Enea Bastianini juga patut diapresiasi karena mampu naik ke posisi kedelapan setelah start dari belakang.
Dengan hasil ini, Marquez membuktikan bahwa dirinya masih menjadi ancaman serius di setiap seri. Pertanyaannya, mampukah ia menjaga konsistensi hingga akhir musim?



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!