Back to Race Control
LIVE
MOTOGP LIVE (RUMOR & ANALISIS)
LIVE FEED CONNECTED
GENERAL
MOTOGP LIVE (RUMOR & ANALISIS)
Start: 20 Aug 2025, 17:48 WIB
Live Updates
UPDATE
01:56Menarik melihat Marquez kembali tersenyum di paddock. Biasanya itu pertanda dia siap bertarung lagi untuk kemenangan.
UPDATE
01:56Pirro tahu persis bagaimana Ducati bekerja dari dalam. Kalau dia optimistis soal Marc, berarti feeling motornya memang sudah klik.
UPDATE
01:56Marc yang merasa nyaman dengan motornya itu versi paling berbahaya di MotoGP. Ducati dapat jackpot kalau kondisi fisiknya benar-benar pulih.
Kesimpulan: Bakal Bersinar Nggak?
15:26Jangka Pendek (Awal Musim): Mungkin dia bakal sering masuk 10 besar dulu sambil belajar manajemen ban.
Jangka Menengah (Pertengahan Musim): Jangan kaget kalau dia bisa naik podium di sirkuit yang cocok sama gaya balapnya (kayak Donington Park versi MotoGP atau Mandalika).
Prediksi: Toprak bakal jadi pembalap Yamaha terbaik di 2026, bahkan mungkin ngalahin Fabio Quartararo di beberapa race. Dia bakal "bersinar" sebagai pembalap paling menghibur di lintasan.
Tandem sama Jack Miller
15:25Pramac pinter nih, mereka pasangin Toprak sama Jack Miller. Miller itu "kamus berjalan" MotoGP karena sudah pernah bawa Ducati dan KTM. Miller bisa bantu Toprak kasih masukan soal elektronik dan ban, jadi proses belajar Toprak bisa lebih cepet.
Tantangan Terbesar: Ban Michelin
15:24Di WSBK, Toprak itu rajanya ban Pirelli. Di MotoGP, dia harus pakai Michelin. Ban Michelin ini "manja" banget, terutama ban depannya. Toprak harus ngerubah sedikit gaya balapnya supaya nggak gampang jatuh (lowside). Hasil tes Valencia kemarin sih menjanjikan, tapi balapan asli beda tekanannya.
Dukungan Full Pabrikan (Pramac Rasa Pabrikan)
15:24Meskipun statusnya di tim Prima Pramac, tapi Toprak itu dikontrak langsung sama pusat. Dia dapet motor spek terbaru yang sama persis sama tim pabrikan. Plus, Pramac itu tim juara (mantan timnya Jorge Martin), jadi mereka udah tahu cara nanganin pembalap juara dunia.
Motor Yamaha V4: Senjata Baru
15:24Ini kuncinya. Toprak nggak pakai mesin Yamaha inline-4 yang dulu dianggap lemot di trek lurus. Di 2026, Yamaha sudah pakai mesin V4. Secara teori, motor ini bakal punya top speed yang bisa ngelawan Ducati. Jadi, Toprak nggak bakal "siksaan" kalau harus balapan drag di trek lurus.
UPDATE
15:24Toprak itu bukan pembalap biasa. Banyak pengamat bilang dia punya bakat alami kayak Casey Stoner. Gaya balapnya yang super agresif—suka ngerem telat sampai ban belakang ngangkat (stoppie)—bakal jadi tontonan seru di MotoGP. Kalau dia bisa jinakin motor Yamaha, dia bisa langsung jadi ancaman di barisan depan.
Analisis Prospek Toprak Razgatlioglu
UPDATE
15:22UPDATE
15:09Kesimpulan: Hingga saat ini, Marquez belum resmi menyatakan pensiun, tetapi ia sudah memberikan sinyal kuat bahwa ia tidak akan membalap dalam jangka waktu yang sangat lama dan mempertimbangkan untuk berhenti setelah kontraknya habis di akhir 2026 jika fisiknya tidak lagi mendukung.
UPDATE
15:09Kondisi Fisik: Meski sukses menjadi juara di 2025, ia sempat absen di empat seri terakhir musim lalu karena cedera bahu di GP Mandalika, yang memerlukan operasi dan pemulihan panjang. Ia mengakui bahwa batas fisiknya kini mulai terasa mendekat.
UPDATE
15:09Pencapaian Terakhir (2025): Marquez datang ke musim 2026 dengan status Juara Dunia MotoGP 2025, gelar kelas premier ketujuhnya (total sembilan gelar juara dunia) yang ia raih setelah bangkit dari cedera panjang.
UPDATE
15:09Status Kontrak: Saat ini, Marquez baru saja memulai musim 2026 bersama tim pabrikan Ducati Lenovo. Kontraknya berlaku hingga akhir musim 2026.
UPDATE
15:09Pernyataan Marquez (Januari 2026): Dalam wawancara terbaru (salah satunya dengan media Spanyol La Sexta), Marquez mengakui bahwa ia kemungkinan akan pensiun lebih cepat karena faktor fisik. Ia menyebut bahwa tubuhnya akan menyerah lebih dulu sebelum pikirannya, mengingat banyaknya cedera yang telah ia alami.
UPDATE
15:08Isu mengenai pensiunnya Marc Marquez memang kembali mencuat di awal Januari 2026 ini karena pernyataan terbarunya mengenai kondisi fisik.
UPDATE
15:07apa kabar?
UPDATE
15:07Selamat tahun baru Sportrikers!!
Enea Bastianini Kritik Keras Aero Baru KTM Valencia Test 2025: Balance Belum Pas?
02:30Enea Bastianini kritik balance aero baru KTM di Valencia test 2025 belum pas meski big change, Pedro Acosta pimpin tapi grey areas banyak untuk musim 2026.
Klasemen Akhir MotoGP 2025: Marc Marquez Dominasi, Aprilia Ancaman Baru!
02:26Klasemen akhir MotoGP 2025: Marc Marquez juara 545 poin, Alex kedua, Bezzecchi ketiga Aprilia. Analisis dominasi Ducati, kejutan Aprilia, prospek tes Valencia 2026
Marquez Absen Test Valencia: Siapa Penggantinya?
04:03Marc Marquez mengonfirmasi absennya dari tes pasca-balapan Valencia MotoGP pada 18 November 2025 akibat cedera bahu serius yang dialaminya sejak kecelakaan di Mandalika, Indonesia, Oktober lalu. Meski kehilangan kesempatan menguji Desmosedici GP 2026 lebih awal, pembalap ini yakin tim Ducati tetap kompetitif berkat kontribusi rekan setimnya.
Baca Selengkapnya!!
Francesco Bagnaia Dominasi Sprint MotoGP Malaysia 2025
16:58Francesco Bagnaia dominasi Sprint MotoGP Malaysia 2025 di Sepang, Alex Marquez amankan runner-up. Baca analisis lengkap di Sportrik!
UPDATE
01:49Marc Marquez telah bergabung dengan daftar elit tiga pebalap MotoGP yang telah memenangkan tujuh atau lebih gelar juara kelas utama.
Tapi mana yang terbaik?
Kami memeringkat ketujuh gelar juara MotoGP-nya. Mari kita mulai debatnya!
Memeringkat ketujuh gelar juara dunia MotoGP Marc Marquez
Alex Marquez Dapat Motor Pabrikan Ducati GP26 di 2026
17:45Alex Márquez resmi dapat motor spek pabrikan Ducati GP26 bersama Gresini Racing untuk MotoGP 2026! 🔥
Musim 2025 ia sudah bukukan 21 podium (2 kemenangan) dengan GP24. Sekarang, ia akan sejajar dengan Marc Márquez dan Pecco Bagnaia menggunakan mesin yang sama.
Langkah ini bikin Gresini makin kompetitif, sekaligus bukti kepercayaan Ducati.
MotoGP Sprint Grid 20 Menit: Aturan Baru Balap 2025!
15:14MotoGP telah memberlakukan aturan baru pada balapan Sprint mulai musim 2025, yang memperpanjang durasi di grid dari 15 menit menjadi 20 menit. Perubahan ini bertujuan untuk memberi waktu lebih banyak bagi tim untuk melakukan penyesuaian motor dan mengganti ban sebelum balapan dimulai.
Berikut adalah rincian mengenai aturan baru tersebut:
Perpanjangan waktu grid: Durasi yang sebelumnya 15 menit kini ditambah 5 menit, sehingga totalnya menjadi 20 menit.
Tujuan utama: Waktu tambahan ini memungkinkan teknisi dan kru tim memiliki lebih banyak kesempatan untuk menyetel motor sesuai kondisi sirkuit atau mengganti ban, yang dapat memengaruhi strategi balapan.
Waktu dan tempat berlaku: Aturan ini mulai berlaku pada putaran ke-13 MotoGP musim 2025, yaitu di Grand Prix Austria yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring.
Prosedur balapan lainnya: Meskipun waktu di grid diperpanjang, aturan dan prosedur balapan Sprint lainnya secara umum tetap sama, termasuk penentuan posisi start dari sesi kualifikasi.
Pedro Acosta Tercepat di Tes MotoGP Misano 2025
14:55Pedro Acosta berhasil mencatatkan waktu tercepat dalam tes resmi MotoGP di Sirkuit Misano pada 15 September 2025, menunjukkan performa yang solid bersama tim barunya, Red Bull KTM Factory Racing.
Detail penting dari tes tersebut:
Acosta mencatatkan waktu 1 menit 30,374 detik untuk menjadi yang tercepat dalam sesi uji coba pascabalapan yang padat.
Performa ini sangat mengesankan, terutama karena terjadi hanya sehari setelah hasil balapan yang kurang memuaskan bagi KTM di Grand Prix San Marino.
Pembalap Spanyol ini mendominasi sejak awal dan mengungguli pesaing terdekatnya, Alex Marquez.
Dani Pedrosa, pembalap penguji dari Red Bull KTM Factory Racing, juga turut serta dan menguji pembaruan komponen motor seperti swingarm dan knalpot baru.
Kecepatan Acosta menjadi sinyal positif bagi tim pabrikan Red Bull KTM, yang baru ia perkuat pada musim MotoGP 2025.
Ai Ogura Tampil Layaknya Pembalap Ahli di GP Catalunya!
19:12MotoGP Catalunya 2025 – Hasil Latihan Jumat dari Sirkuit Barcelona
01:06Pada sesi latihan Jumat di GP Catalunya 2025, Brad Binder tampil gemilang dengan mencatatkan waktu tercepat 1:38,141 untuk KTM—menjadi pemimpin klasemen bersama rekan setimnya, Pedro Acosta, yang hanya tertinggal 0,104 detik di posisi kedua. Ini menandai “KTM 1-2” pada akhir hari.
Di urutan ketiga dan keempat menyusul dua pembalap Ducati: Alex Marquez (+0,139 s) dan Marc Marquez (+0,224 s). Marco Bezzecchi (Aprilia) berada di posisi kelima, diikuti oleh Enea Bastianini dan Franco Morbidelli.
Sebelumnya di sesi FP1 pagi, Pedro Acosta sempat menguasai papan timesheets dengan waktu 1:38,979, unggul tipis atas Johann Zarco dan Marc Marquez.
Sementara itu, pembalap Yamaha, Fabio Quartararo dan Álex Rins, kesulitan mengejar waktu terbaik dan harus mengambil jalur Q1 besok karena finis di posisi 11 dan 16.
Resmi: Jack Miller Lengkapi Line-Up Prima Pramac Yamaha untuk Musim MotoGP 2026
01:01Jack Miller memastikan keberlanjutan kariernya di tim Prima Pramac Yamaha untuk musim 2026, setelah diperpanjang kontraknya oleh Yamaha.
Dia akan menjadi teammate baru dari Toprak Razgatlıoğlu, rider Superbike yang tampil menjanjikan. Miller dianggap sebagai sosok krusial—penggerak positif dengan pengalaman multi-merk mesin dan kontribusi penting dalam pengembangan motor V4 Yamaha yang akan datang. Di sisi lain, Miguel Oliveira tak diperpanjang kontraknya dan harus angkat koper dari tim.
Trik Cerdas Ducati Beri Keunggulan Marquez di Balaton Park
01:50Morbidelli Ungkap Alasannya Pilih Rossi Ketimbang Marquez!
01:05Halo Sportrikers, ada komentar blak-blakan dari Franco Morbidelli yang lagi ramai diperbincangkan! Saat ditanya siapa yang ia pilih antara Valentino Rossi atau Marc Marquez, Morbidelli tanpa ragu memilih The Doctor.
Ia mengakui bahwa Marquez adalah pembalap yang "luar biasa", namun ia menyimpan sebuah "pikiran yang tidak terlalu positif" tentang Marquez. Pikiran itu merujuk pada insiden di tahun 2015 yang melibatkan Rossi. Sebagai murid di VR46 Riders Academy, Morbidelli mengakui hal tersebut mempengaruhi pandangannya terhadap Marquez.
Meski begitu, Morbidelli tetap menghormati kemampuan luar biasa yang dimiliki Marc Marquez di lintasan. Namun, ikatan emosional dan loyalitasnya pada Rossi, sang mentor, membuat pilihannya jelas.
Pol Espargaro Akui Bakat Acosta: "Dia Itu Supernatural"
01:04Halo Sportrikers, ada komentar menarik dari Pol Espargaro soal rekan setimnya, Pedro Acosta! Setelah penampilan impresif Acosta yang berhasil merebut podium kedua, Espargaro melontarkan pujian setinggi langit.
Espargaro, yang tampil kembali sebagai pembalap pengganti, mengatakan bahwa Acosta adalah "salah satu talenta di grid". Yang lebih mengejutkan, ia menyebut kemampuan Acosta sebagai sesuatu yang "supernatural". Pujian ini bukan tanpa alasan, mengingat performa konsisten dan kemampuan adaptasi Acosta yang luar biasa di kelas premier, apalagi ia hanya seorang rookie.
Espargaro yang juga pernah membalap di KTM, melihat langsung bagaimana Acosta menguasai motornya dengan cepat dan bersaing di barisan depan. Komentar ini menunjukkan betapa besar rasa hormat Espargaro terhadap Acosta dan keyakinannya bahwa Acosta memiliki masa depan cerah di MotoGP.
Espargaro Bikin Kejutan, Gasak Bagnaia di MotoGP Hongaria 2025!
00:37Halo Sportrikers, ada cerita seru dari MotoGP Hongaria di Balaton Park! Pol Espargaro, rider pengganti Tech3 KTM, bikin gebrakan dengan ngalahin juara dunia dua kali Francesco Bagnaia di lap terakhir buat rebut posisi kedelapan. Balapan ini jadi bukti KTM lagi di jalur yang bener.
Espargaro, yang cuma test rider, tampil ganas sejak awal weekend. Di Sprint, dia finis kesepuluh sebagai KTM terbaik setelah Pedro Acosta dan Enea Bastianini crash. Di balapan utama, dia nempel ketat Brad Binder dan manfaatin kesalahan Bagnaia yang kena penalti long lap. Di lap terakhir, Bagnaia sempat nyalip, tapi karena overbrake dan melebar, Espargaro langsung ambil kesempatan buat nyelinap ke dalam.
Espargaro bilang, “Gak biasa lihat Pecco berjuang sama saya, ini bukan tempatnya. Tapi saya yakin dia bakal bangkit.” Kerennya, KTM punya tiga rider di top delapan, dengan Acosta podium kedua di belakang Marc Marquez. Espargaro juga seneng banget buat Acosta dan bilang kerja keras tim tes KTM mulai kelihatan hasilnya.
Meski puas, Espargaro pengen Maverick Vinales cepet pulih dari cedera bahu dan balik balapan di Barcelona nanti. Sportrikers, apa pendapat kalian soal performa KTM dan kejutan dari Espargaro ini? Yuk, ikutan polling di bawah dan tulis pendapat kalian di kolom komentar! Pantau terus update MotoGP berikutnya!
Fabio Di Giannantonio Apes di HungarianGP: Start Pit Lane, Podium Sirna!
01:06Selamat malam, geng! HungarianGP 2025 bikin Fabio Di Giannantonio nangis bombay, bro! Harusnya start dari P3, tapi masalah tenaga di Ducati GP25 bikin dia ganti motor dan start dari pit lane. Meski pake ban “salah” (soft front, medium rear), Diggia tetep ngegas, cetak lap ke-9 tercepat, dan rebut P15.
Tanpa drama pit lane, dia bisa finis P4! Sayang banget, peluang podium hilang, dan posisinya di klasemen melorot ke P7. Tapi Diggia tetep positif, bilang tim VR46 udah kerja oke dan dia mulai klop sama GP25. Bisa bangkit di race berikutnya? Cek detailnya di sini dan kasih pendapat kalian, geng!
24 AGUSTUS 2025
UPDATE
01:05Marquez Menggila di Sprint HungarianGP: 13 Kemenangan Beruntun!
00:58Selamat malam, geng! Balaton Park lagi jadi panggung Marc Marquez, bro! Marc Marquez ngegas abis, sapu kemenangan Sprint HungarianGP 2025 dari pole dengan selisih 2,095 detik atas Fabio Di Giannantonio (P2) dan Franco Morbidelli (P3). Ini kemenangan Sprint ke-13 beruntun di 2025—gila, kan? Tapi start chaos banget: Fabio Quartararo nyenggol Enea Bastianini di tikungan 1, bikin keduanya DNF, sementara Bastianini lagi apes tabrak Johann Zarco di tikungan 12. Duo VR46 Ducati solid di podium, Luca Marini bikin Honda bangga di P4, tapi Pecco Bagnaia cuma P13 meski coba setup baru. Pedro Acosta juga crash, finis P17. Marquez makin kokoh di puncak klasemen, tapi akankah dia sapu bersih race utama? Cek berita lengkapnya di sini dan kasih tahu pendapat kalian, geng!
Quartararo Kena Hukuman di HungarianGP: Long Lap Bikin Sulit!
00:50Drama HungarianGP 2025 nggak ada habisnya! Fabio Quartararo apes banget setelah tabrakan di Sprint Race Balaton Park. Nyoba ngegas dari posisi 6, dia malah senggol Enea Bastianini di tikungan 1, bikin keduanya crash. Dampaknya, Marco Bezzecchi juga kena imbas dan cuma finis P7. Steward FIM bilang Quartararo “bikin situasi berbahaya” dan kasih hukuman long lap buat race utama hari Minggu. Balaton Park yang susah buat nyalip bikin hukuman ini berat banget, bro! Apalagi Yamaha lagi merana: Jack Miller cuma P12, Miguel Oliveira P14, dan Alex Rins P16. Bastianini sendiri kena double long lap gara-gara insiden sama Johann Zarco. Quartararo bisa bangkit atau makin tenggelam? Cek berita lengkapnya di sini dan kasih pendapat kalian, guys!
⬇ 23 AGUSTUS 2025 ⬇
UPDATE
00:47Marquez Sapu Sprint HungarianGP, Bagnaia Ambyar, Drama Bastianini-Quartararo!
23:07Yo Sportrikers, Balaton Park bener-bener bikin heboh! 🔥 Marc Marquez gaspol abis, sapu kemenangan Sprint HungarianGP 2025 dengan start dari pole dan ninggalin lawan lebih dari 2 detik—13 kemenangan beruntun, bro! 😎 Tapi drama di belakang nggak kalah panas: Fabio Quartararo melebar di tikungan 1, nyenggol Enea Bastianini sampe crash, trus Bastianini lagi apes bikin Johann Zarco DNF di tikungan 9! 😱 Keduanya kena investigasi, Quartararo dapet long lap, Bastianini double long lap buat race utama. Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli solid di P2-P3, sementara Luca Marini bikin Honda bangga di P4. Sayangnya, Pecco Bagnaia makin tenggelam di P13, dan Pedro Acosta crash saat coba ngejar poin. Balapan utama bakal makin seru, guys! Cek detailnya di sini dan drop pendapat kalian!
Bastianini Bangkit di KTM: Mindset Baru atau Sekadar Hoki?
13:04Enea Bastianini lagi bikin gebrakan di MotoGP Hungaria 2025, bro! 🏍️ Setelah start musim 2025 yang bikin frustrasi bareng Tech3 KTM, Bastianini akhirnya tunjukin taring dengan P5 di Austria dan P3 di sprint Brno. Kerennya, dia bilang kunci bangkitnya bukan cuma ubahan motor, tapi kerja keras pada dirinya sendiri! 💪 “Kalau ubah motor nggak ngaruh, berarti masalahnya ada di lo,” katanya. Ergonomi RC16 udah mulai pas, tapi perubahan mindset dan adaptasi gaya balapnya yang bikin beda. Dengan Balaton Park yang tricky, akankah Bastianini lanjut ngegas atau cuma kilatan sesaat? Cek berita lengkapnya di sini dan kasih tahu pendapat kalian, guys! 🔥
Pecco Bagnaia Disuruh Ganti Tim biar Kembali Ganas, Apa Iya Solusinya?
16:00Bagnaia lagi stuck, bro! Riccardo Ceccarelli, pelatih mental top, bilang Pecco butuh vibes baru buat nyalain lagi semangat juaranya. Finis P8 di Austria bikin dia kesel banget, apalagi kalah jauh sama Marquez. Ceccarelli saranin ganti tim biar Pecco reborn dan temuin true self-nya. Tapi di Ducati, tim masih yakin sama potensi Pecco, meski dia sendiri udah mulai burnout minta penjelasan teknis. Netizen di X juga heboh, ada yang bilang Pecco kurang mental clutch, tapi ada juga yang dukung dia buat bangkit. So, pindah tim beneran solusi apa cuma hype doang?
Pecco Bagnaia Kesulitan, Di Giannantonio: "GP25 Motor Terbaik yang Pernah Saya Kendarai!"
02:25Halo para penggemar balap! Ada kabar menarik nih dari dunia MotoGP. Pembalap Fabio Di Giannantonio atau yang akrab disapa "Diggia", memberikan pembelaan mengejutkan untuk motor barunya, GP25. Padahal, motor ini sedang jadi sorotan karena juara dunia Pecco Bagnaia terlihat kesulitan.
Diggia, yang tahun ini mengendarai motor dengan spesifikasi yang sama persis dengan tim pabrikan Ducati, menegaskan kalau GP25 adalah "motor terbaik yang pernah ia kendarai" sepanjang kariernya. Ia bahkan bilang bahwa masalah yang dihadapi Pecco Bagnaia bukan karena motornya, melainkan faktor lain. Ini berbeda banget dengan pandangan orang-orang, ya kan?
Menurut Diggia, dia sendiri sudah tiga kali naik podium dengan motor ini. Ia juga percaya bahwa pembalaplah yang membuat perbedaan, bukan semata-mata motornya. Ia menyebut bahwa masalahnya di awal musim disebabkan oleh kecelakaan di tes Sepang yang membuat timnya kehilangan waktu berharga untuk menyempurnakan motor.
Jadi, menurut kalian, siapa yang benar? Apakah motor GP25 memang bermasalah, atau justru pembalapnya yang belum bisa beradaptasi?
Pindah Tim Kunci Pecco Bagnaia Bangkit? Komentar Mengejutkan dari Jorge Lorenzo!
02:19Selamat malam, Sportrikers! Ada kabar panas dari mantan juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo! Dalam podcast-nya, Lorenzo membahas habis-habisan performa para pembalap di GP Austria, termasuk soal performa Marc Márquez dan Pecco Bagnaia yang kontras.
Yang paling menarik, Lorenzo menilai bahwa Pecco Bagnaia akan lebih nyaman dan termotivasi jika menjadi pembalap utama di tim lain, seperti Aprilia, Honda, atau Yamaha, ketimbang terus berada di bawah bayang-bayang Márquez di Ducati. Menurut Lorenzo, situasi psikologis Pecco saat ini sedang tidak bagus. Ini pandangan yang berani banget, kan?
Selain itu, Lorenzo juga memuji Ducati yang kini jauh lebih lengkap dan bisa menang di trek-trek sulit. Ia juga menyoroti gaya balap Fermin Aldeguer yang agresif dan mirip dengan Iannone, bahkan menyebut Aldeguer satu-satunya pembalap yang bisa menantang Márquez saat itu.
Terakhir, Lorenzo mengingatkan Jorge Martín untuk lebih berhati-hati agar tidak sering keluar jalur. Ini jadi peringatan penting bagi Martin yang sedang berjuang di klasemen.
Gimana pendapat kalian? Apakah Pecco Bagnaia memang butuh pindah tim untuk kembali ke performa terbaiknya?
Bukan Cuma Balapan! MotoGP Bongkar Rahasia di Balik Layar: Obrolan Marc Márquez dan Aldeguer Bikin Ngakak!
02:15Halo para penggemar balap! Ada yang sudah nonton video "What We Don't See" dari MotoGP? Ini keren banget, lho! Video ini ngasih kita intip momen-momen langka setelah balapan di GP Austria. Kita bisa lihat Marc Márquez dan Fermín Aldeguer yang jadi bintang utamanya.
Yang paling seru, tentu saja obrolan kocak mereka! Ada momen pas Gigi Dall'Igna (bos Ducati) menyambut Márquez dengan bangga. Marc Márquez balas dengan candaan, "Dulu kalian ngalahin aku di sini, sekarang aku yang pakai baju merah (Ducati)!" Gigi juga enggak mau kalah dan jawab, "Hei, kamulah yang mengalahkan kami selama bertahun-tahun!" Obrolan mereka ini bukti kalau persaingan di lintasan bisa diselingi canda tawa di luar.
Enggak cuma itu, ada juga cerita Aldeguer ke Márquez dan Bezzecchi di mobil podium. Ternyata, dia cerita kalau sepatunya bolong gara-gara terlalu kuat ngerem! Kocak banget, kan?
Bagnaia Emosi di MotoGP Austria: Ducati, Kasih Penjelasan Dong!
01:02Yo Sportrikers, MotoGP Austria 2025 di Red Bull Ring bikin panas! Francesco "Pecco" Bagnaia finish P8, bro, dan dia kelihatan kesel banget sama Ducati. Start-nya sih oke, tapi Desmosedici GP25-nya kayak kehabisan tenaga, disalip Pedro Acosta dan Fermín Aldeguer gitu aja.
Pecco bilang dia udah kasih all-out, tapi hasilnya zonk dibandingkan tahun lalu. Dia nuntut Ducati kasih jawaban kenapa motornya nggak kompetitif, apalagi dia udah nggak nyaman sejak pramusim. Michelin bilang ban nggak bermasalah, jadi apa dong? Drama ini bikin penasaran, guys, menurut kalian apa yang salah di kubu Ducati?
KTM Berharap Bangkit di Hongaria Setelah Performa Kuat di Kandang
00:37KTM menunjukkan performa kompetitif di Austria dengan Pedro Acosta finis ketiga di sprint dan keempat di balapan utama, didukung oleh Enea Bastianini di posisi kelima. Paddock berspekulasi bahwa KTM sedang mempersiapkan pembaruan aerodinamis untuk Hongaria, memanfaatkan momentum di kandang sendiri. Namun, ketidakhadiran Maverick Vinales karena cedera menimbulkan kekhawatiran tentang kedalaman skuad mereka.
Analisis: KTM memiliki peluang untuk mencuri podium di Hongaria, terutama dengan Acosta yang semakin nyaman dengan RC16. Namun, tanpa Vinales, tekanan akan jatuh pada Acosta dan Bastianini untuk menantang dominasi Ducati, yang tetap menjadi tolok ukur di grid.
Fermin Aldeguer: Bintang Baru Ducati di Papan Atas
00:35Rookie Gresini Racing, Fermin Aldeguer, mencuri perhatian dengan finis kedua di balapan utama Austria, menunjukkan kecepatan luar biasa dengan waktu putaran yang lebih cepat dari Marquez dan Bezzecchi. Rumor di paddock menyebutkan bahwa Ducati sedang mempertimbangkan promosi Aldeguer ke tim pabrikan untuk 2026, mengingat performanya yang terus meningkat.
Analisis: Kecepatan Aldeguer di Austria menegaskan potensinya sebagai masa depan Ducati, tetapi ia perlu membuktikan konsistensi di sirkuit baru seperti Balaton Park. Persaingan dengan pembalap seperti Pedro Acosta dan Enea Bastianini akan menjadi ujian besar baginya di sisa musim.
Marc Marquez Menuju Titel, Tapi Tekanan Meningkat untuk Konsistensi
00:29Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team mendominasi musim 2025 dengan 12 kemenangan sprint dari 13 balapan dan kemenangan utama di Austria, memperpanjang keunggulannya menjadi 142 poin atas Alex Marquez. Namun, kecelakaan di kualifikasi Austria menunjukkan bahwa ia tidak kebal terhadap kesalahan.
Dengan hanya sembilan balapan tersisa, termasuk Hongaria, paddock mulai berspekulasi apakah Marquez bisa mempertahankan konsistensi untuk mengunci gelar lebih awal. Analisis: Dominasi Marquez tampak tak terhentikan, tetapi sirkuit baru seperti Balaton Park bisa menjadi tantangan tak terduga. Tekanan untuk menjaga performa sempurna akan meningkat, terutama dengan rookie seperti Fermin Aldeguer yang menunjukkan kecepatan menjanjikan.
Alex Marquez Fokus pada Runner-Up, Namun Prihatin dengan Krisis Bagnaia
00:27Alex Marquez dari Gresini Racing terus menunjukkan performa impresif dengan posisi kedua di klasemen sementara, meskipun hanya meraih satu podium dalam empat balapan terakhir setelah cedera di Assen.
Di Grand Prix Austria, penalti Long Lap membuatnya finis di posisi kesepuluh, tetapi ia tetap mengungguli Francesco Bagnaia, yang hanya meraih delapan poin setelah finis kedelapan. Alex menyatakan simpati terhadap kesulitan Bagnaia, menunjukkan sisi kemanusiaannya, namun juga menegaskan bahwa Gresini tetap kompetitif meskipun menghadapi tantangan.
Analisis: Meskipun Alex berada di posisi kuat untuk mengamankan runner-up, keunggulan poinnya yang hanya 57 poin atas Bagnaia menunjukkan bahwa ia harus tetap waspada, terutama dengan balapan seperti Hongaria yang dikenal memiliki layout teknis yang dapat menguntungkan pembalap seperti Bagnaia jika ia menemukan kembali ritmenya.
Dall'Igna: Itu Wajar, Bagnaia Jelas Merasa Kecewa
00:13Setelah dilaporkan bahwa Francesco Bagnaia mengatakan kepada mikrofon DAZN bahwa ia kehilangan kesabaran setelah hasi mengecewakan di MotoGP Austria. Manajer umum Ducati Corse, Gigi Dall'Igna berusaha membesarkan hati pembalapnya.
"Saya selalu fokus, saya tidak pernah kehilangan akal sehat. Tapi hari ini, saya tidak bisa berakselerasi, semua orang menyalip saya saat keluar dari tikungan. Saya harap Ducati memberi saya penjelasan, karena saya kehilangan kesabaran," ujarnya.
More Events
WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat
09 Jan 2026, 15:40 WIB
Live Reaction: RACE MOTOGP (KATALUNYA) 05 - 07 Septermber 2025
06 Sep 2025, 15:38 WIB
Live Reaction: FORMULA 1
29 Aug 2025, 18:48 WIB
Live Reaction: RACE MOTOGP (HUNGARIAN GP) 22 - 24 Agustus 2025
21 Aug 2025, 21:07 WIB
FORMULA 1 (RUMOR & ANALISIS)
20 Aug 2025, 20:46 WIB


