MotoGP, Sportrik Media - Pembalap Francesco Bagnaia dari tim Ducati Lenovo tampil dominan dengan memenangkan balapan Sprint MotoGP Malaysia 2025 di Sirkuit Sepang, ronde ke-20 dari 22 balapan musim ini. Kemenangan ini menandai kebangkitan Bagnaia setelah performa buruk di Motegi.
Berdasarkan analisis mendalam, Bagnaia memimpin sejak start dari posisi pole, meninggalkan pesaingnya. Sementara itu, Alex Marquez mengamankan posisi kedua, memastikan peringkat runner-up kejuaraan dunia di belakang saudaranya, Marc Marquez, yang absen karena cedera.

Bagnaia langsung memimpin balapan dan menjaga keunggulan hingga akhir, menunjukkan pengendalian luar biasa dengan motor Ducati. Di belakangnya, Alex Marquez mempertahankan posisi kedua meskipun mendapat tekanan dari Pedro Acosta di awal balapan. Namun, Acosta kehilangan ritme dan akhirnya disalip oleh rekan setim Marquez, Fermin Aldeguer, yang merebut podium ketiga di lap-lap terakhir.
Joan Mir, yang sempat bersaing untuk podium, terjatuh pada lap kelima dari total sepuluh lap. Sementara itu, Marco Bezzecchi dari tim Aprilia, yang memulai dari posisi ke-14, berhasil finis ketujuh berkat kecepatan balapannya yang kuat.
Semua pembalap memilih ban belakang soft compound, dengan hanya pengganti Lorenzo Savadori dan Michele Pirro yang menggunakan ban depan medium. Absennya pembalap kunci seperti Marc Marquez, Jorge Martin, dan Maverick Vinales karena cedera memberikan peluang bagi pembalap lain untuk bersinar. Pengganti mereka masing-masing adalah Michele Pirro (Ducati), Lorenzo Savadori (Aprilia), dan Pol Espargaro (KTM).
Alex Marquez, dengan keunggulan 97 poin atas Bezzecchi sebelum balapan, berhasil mengamankan posisi runner-up kejuaraan dunia. Sementara itu, Bagnaia, yang sempat terpuruk di peringkat keempat klasemen, kembali naik ke posisi ketiga menggeser Bezzecchi.
Kemenangan Sprint ini memberikan dorongan moral bagi Bagnaia menjelang balapan utama di Sepang. Dengan performa Ducati yang kompetitif, ia berpeluang besar untuk mengulang sukses tahun lalu sebagai pemenang grand prix di sirkuit ini. Alex Marquez juga berada dalam posisi kuat untuk mempertahankan performa konsisten, sementara Bezzecchi dan Raul Fernandez dari Aprilia diharapkan tampil lebih kompetitif setelah hasil menjanjikan di Phillip Island. Balapan utama akan menjadi penentu penting dalam perebutan poin kejuaraan yang tersisa.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
56 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
45 |
|
3
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
42 |
|
4
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
37 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
34 |
|
6
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
33 |
|
7
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
29 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
13 |
|
9
|
|
Brad Binder
Red Bull KTM Factory Racing
|
13 |
|
10
|
|
Franco Morbidelli
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
12 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
64 |
|
2
|
|
Ducati
|
47 |
|
3
|
|
KTM
|
42 |
|
4
|
|
Honda
|
16 |
|
5
|
|
Yamaha
|
8 |
Baca Juga
Francesco Bagnaia hampir gagal lolos Q2 MotoGP COTA 2026 akibat masalah teknis, namun tetap optimistis menghadapi akhir pekan.
Starting grid Sprint MotoGP Amerika 2026 di COTA dipimpin Fabio Di Giannantonio, dengan Bezzecchi dan Acosta di baris depan.
Jadwal lengkap MotoGP Amerika 2026 di COTA dalam WIB serta cara menonton resmi, termasuk Sprint dan Grand Prix.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!