Liam Lawson memuji keputusan strategi Racing Bulls setelah finis kedelapan dalam Grand Prix F1 Hungaria 2026 dan mencatatkan hasil 10 besar kedelapannya musim ini.
Lawson memulai balapan dari posisi ke-11 setelah menjalani sesi kualifikasi yang sulit pada Sabtu. Namun, start kuat dan lap pembuka yang efektif langsung membawanya masuk ke zona poin.
Pembalap Selandia Baru itu menilai lap pertama menjadi fase penting dalam menentukan arah balapannya. Posisi yang diperoleh pada awal lomba memberinya kesempatan bertarung di kelompok 10 besar sepanjang 70 lap di Hungaroring.

“Itu adalah balapan yang bagus bagi kami. Tikungan pertama dan lap pertama jelas sangat penting bagi saya karena kualifikasi kemarin berlangsung sulit,” kata Lawson.
“Setelah start yang kuat, kami tahu masih memiliki balapan panjang di depan, tetapi mobil terasa sangat kuat sepanjang lomba,” lanjutnya.
Racing Bulls kemudian harus menentukan apakah strategi satu atau dua pit stop menjadi pilihan tercepat menuju garis finis. Lawson mengganti ban ke kompon hard pada lap ke-21 sebelum menjalani stint terakhir yang panjang menggunakan ban soft.
Rangkaian keputusan tersebut membantunya mempertahankan posisi di zona poin hingga akhir balapan. Lawson menyebut pilihan strategi dua pit stop sebagai keputusan tepat dari tim.
“Terima kasih besar kepada tim yang membuat keputusan tepat dengan strategi dua pit stop,” ujar Lawson.
Hasil Lawson dilengkapi oleh Arvid Lindblad yang finis di posisi ke-10. Racing Bulls pun membawa pulang poin dari kedua mobil dan menutup paruh pertama musim dengan hasil positif.
“Memiliki dua mobil di zona poin merupakan cara yang sangat baik untuk menutup paruh pertama musim,” kata Lawson.
Tambahan poin tersebut membuat Racing Bulls memasuki jeda musim panas di posisi kelima klasemen konstruktor. Lawson menilai pencapaian itu mencerminkan kerja keras seluruh tim sepanjang paruh pertama musim 2026.
“Berada di posisi kelima klasemen konstruktor menjelang jeda musim panas adalah cerminan dari seluruh kerja keras yang telah dilakukan tim tahun ini,” ujarnya.
Lawson kini akan menggunakan jeda musim panas untuk memulihkan kondisi sebelum Formula 1 kembali bergulir di Zandvoort. Ia berharap momentum dari rangkaian hasil positif dapat dipertahankan pada paruh kedua musim.
“Saya menantikan kesempatan untuk mengisi ulang energi selama beberapa pekan ke depan, tetapi juga sangat antusias membawa momentum ini ke Zandvoort,” tutup Lawson.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!