SPONSORED

Leclerc Tak Tahu Permintaan Hamilton untuk Menyalipnya di GP Belanda

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Leclerc Tak Tahu Permintaan Hamilton untuk Menyalipnya di GP Belanda
TO NEWS OVERVIEW
Lewis Hamilton was frustrated that, when he eventually got ahead of Charles Leclerc, he was victimised by a strategic mistake

ZANDVOORT — Charles Leclerc mengakui bahwa frustrasi adalah bagian dari permainan setelah menjalani Grand Prix Belanda Formula 1 yang sulit, tetapi ia tidak menyadari permintaan Lewis Hamilton untuk menyalipnya.

Pembalap asal Monako itu memulai akhir pekan dengan kuat, meraih podium di Sprint Race dan melakukan salah satu dari sedikit aksi menyalip di balapan tersebut. Namun, untuk sebagian besar akhir pekan, Leclerc justru berjuang keras.

Setelah start dari posisi keenam, Leclerc mengakui bahwa mobil SF-26 lebih dioptimalkan untuk ritme balapan daripada satu putaran kualifikasi. Sayangnya, dalam balapan, meski startnya baik dan sempat naik posisi, waktu Virtual Safety Car (VSC) yang kurang tepat membuatnya tertahan di belakang rekan setimnya, Lewis Hamilton, hingga tahap akhir.

Tsunoda Happy with One-Off Racing Bulls Comeback
Read AlsoTsunoda Happy with One-Off Racing Bulls Comeback

Pada satu titik, Ferrari mencoba memanggil Leclerc masuk pit, tetapi ia menjawab singkat bahwa ia tidak ingin dan tetap bertahan di lintasan. Ketika ditanya setelah balapan, Leclerc mengatakan kepada media, termasuk Motorsport Week, bahwa ia fokus pada ritmenya sendiri.

ADVERTISEMENT

"Ya, saya tidak menerima pesan apa pun tentang itu pada akhirnya," ujarnya. "Saya fokus pada ritme saya dan mencoba melakukan yang terbaik untuk balapan saya. Saya memiliki stint pertama yang sangat baik. Saya harus pit lebih awal untuk mencoba undercut para pembalap di depan. Dan itu sedikit permainan tim. Kadang-kadang Anda harus sedikit mengambil risiko, terutama di stint pertama."

Dalam balapan, Hamilton meminta untuk ditukar posisi dengan Leclerc, tetapi tim tidak mengambil keputusan itu. Mereka justru membiarkan keduanya bertarung hingga Leclerc masuk pit. Hamilton frustrasi dengan keputusan itu, percaya bahwa waktu yang ia habiskan di belakang Leclerc membuatnya kehilangan podium.

Leclerc menepis frustrasi rekan setimnya itu dan mengatakan itu hanya bagian dari proses, di mana frustrasi sering berpindah dari satu pembalap ke pembalap lainnya. "Lewis sangat kuat di stint kedua, tapi memang begitulah adanya. Jadi kadang saya frustrasi, kadang Lewis frustrasi, tapi itulah kenyataannya," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Soal keputusan pit stop yang berbeda, Leclerc mengaku terkejut harus pit lebih awal dari rencana. "Saya sangat terkejut harus pit secepat itu padahal kami sudah melakukan apa yang kami inginkan, karena George (Russell) sedang pit. Jadi itu waktu yang tepat bagi kami untuk bertahan lima atau sepuluh lap lebih lama untuk membangun delta ban dan kembali mengejar George di akhir," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa tidak ada perdebatan besar antara dirinya dan tim. "Maksud saya, saya tidak berpikir ada banyak perdebatan. Awalnya saya diminta untuk pit. Lalu, menjelang akhir lap, saya diminta untuk tetap di lintasan, yang saya lakukan. Dan satu lap kemudian, saya diminta untuk pit," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU