Charles Leclerc dari Ferrari berhasil mencuri pole position dalam sesi kualifikasi yang dramatis untuk Grand Prix Hongaria. Dengan waktu lap tercepat 1 menit 15,372 detik, Leclerc mengungguli duo McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris, dalam persaingan ketat di Hungaroring. Analisis mendalam dari tim SPORTRIK menyoroti bagaimana strategi dan kondisi lintasan memengaruhi hasil ini.
Sesi kualifikasi berlangsung dengan tantangan cuaca yang tidak menentu. Hujan ringan pada Q2 dan perubahan suhu lintasan serta angin kencang membuat para pembalap harus beradaptasi cepat. Leclerc, yang tampil konsisten sepanjang sesi, berhasil mencatatkan waktu terbaik di lap terakhir Q3. “Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan Leclerc memanfaatkan momen krusial,” menurut analisis tim SPORTRIK. Sementara itu, Piastri dan Norris, yang sempat memimpin, harus puas di posisi kedua dan ketiga karena selisih waktu hanya beberapa ribu detik.

Di luar dominasi tiga besar, George Russell dari Mercedes menunjukkan performa solid dengan finis keempat. Aston Martin juga mencuri perhatian dengan Fernando Alonso dan Lance Stroll mengamankan posisi kelima dan keenam. Sementara itu, Kick Sauber patut berbangga karena Gabriel Bortoleto finis ketujuh, mengalahkan juara dunia empat kali, Max Verstappen, yang kesulitan dengan mobil Red Bull.
Di sisi lain, Lewis Hamilton mengalami kekecewaan di Q2, hanya mampu finis di posisi 12, diapit oleh Ollie Bearman dari Haas dan Carlos Sainz dari Williams. “Setiap kali,” keluh Hamilton melalui radio tim, mencerminkan frustrasinya.
Rookie Liam Lawson dari Racing Bulls melanjutkan tren positifnya dengan finis kesembilan, diikuti rekan setimnya, Isack Hadjar, di posisi 10. Namun, Kimi Antonelli kehilangan posisi akibat pelanggaran batas lintasan, terlempar ke posisi 15. Sementara itu, Yuki Tsunoda dari Racing Bulls kembali terpuruk di Q1, hanya finis di posisi 16.
Dengan Leclerc di pole, balapan di Hungaroring diperkirakan akan berlangsung sengit. Lintasan yang sulit untuk menyalip menempatkan strategi pit stop dan manajemen ban sebagai kunci kemenangan. “Kecepatan Leclerc di kualifikasi menunjukkan potensi Ferrari untuk kembali ke podium,” menurut analisis SPORTRIK. Sementara itu, McLaren dan Mercedes kemungkinan akan memberikan tekanan besar di posisi terdepan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Formula 1 dan profil pembalap, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Kimi Antonelli
Mercedes
|
219 |
|
2
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
169 |
|
3
|
|
George Russell
Mercedes
|
160 |
|
4
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
138 |
|
5
|
|
Lando Norris
McLaren
|
128 |
|
6
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
109 |
|
7
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
92 |
|
8
|
|
Isack Hadjar
Red Bull
|
68 |
|
9
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
43 |
|
10
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
42 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
379 |
|
2
|
|
Ferrari
|
307 |
|
3
|
|
McLaren
|
220 |
|
4
|
|
Red Bull
|
177 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
66 |
|
6
|
|
Alpine F1 Team
|
61 |
|
7
|
|
Haas F1 Team
|
21 |
|
8
|
|
Audi
|
12 |
|
9
|
|
Williams
|
11 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
1 |
Read Also
Cadillac membantah rumor kepindahan Sergio Perez ke Williams. Bos tim Marcin Budkowski memuji performa Perez dan menegaskan komitmennya pada tim debutan F1 2026.
Graeme Lowdon dipecat Cadillac F1 setelah 11 balapan tanpa poin, senasib Christian Horner. Marcin Budkowski ditunjuk sebagai pengganti.
Cadillac Racing memecat Team Principal Graeme Lowdon setelah gagal mencetak poin di 11 balapan F1 2026. Marcin Budkowski ditunjuk sebagai pengganti.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!