Liam Lawson langsung mencuri perhatian di Grand Prix Belanda. Pebalap asal Selandia Baru itu sukses finis ketujuh setelah sebelumnya hanya sempat dua kali membela Red Bull pada awal 2025. Kini, ia kembali dipercaya mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Isack Hadjar yang cedera pergelangan tangan.
Lawson tampil impresif sejak kualifikasi. Ia menembus Q3 untuk pertama kalinya sebagai pebalap Red Bull dan hanya terpaut sepersepuluh detik dari Max Verstappen di posisi ketujuh. Padahal, ia harus beradaptasi cepat dengan RB22 yang menurutnya sangat berbeda dengan mobil Racing Bulls yang biasa dikendarainya sepanjang 2026.
Penampilan Lawson mendapat pujian khusus dari prinsipal Red Bull, Laurent Mekies. "Ini demonstrasi yang sangat kuat dari Liam. Hanya sepersepuluh dari Max, dan langsung pindah tim. Mudah dilupakan bahwa setahun lalu ia mengalami mimpi buruk di dua balapan pertama. Hari ini dia membuktikan bahwa dia masih bisa," ujarnya kepada Sky Sports F1.

Di awal balapan, Lawson sempat bertarung sengit dengan Verstappen. Namun, Verstappen kemudian mengalami kecelakaan hebat di tikungan terakhir pada lap pertama, memicu bendera merah. Lawson pun menjadi satu-satunya pebalap Red Bull yang tersisa.
Setelah restart, Lawson berkendara sendirian di posisi ketujuh, terisolasi dari enam pebalap terdepan. Meski sempat mendapat penalti karena melanggar bendera kuning, ia berhasil mempertahankan posisinya hingga finis. Ini menjadi poin pertamanya sebagai pebalap Red Bull dan mengakhiri kembalinya dengan positif.
Mekies menilai posisi ketujuh adalah hasil maksimal yang bisa diraih Lawson. "Sulit untuk pindah tim di era sekarang. Liam melakukan yang terbaik. Kami kehilangan referensi dari Max, jadi tidak bisa menilai kecepatannya. Tapi dia mengambil poin posisi ketujuh, dan itu mungkin yang terbaik yang bisa dia lakukan hari ini," jelasnya.
Lawson sendiri mengaku balapan terasa sulit. "Lap pertama cukup menyenangkan. Tapi setelah itu kami kesulitan mengejar kecepatan pebalap depan. Setelah kemarin, saya tahu ini akan menjadi balapan yang berat," katanya.
Kembalinya Lawson ke Red Bull memberikan sinyal positif bagi tim. Meski masih ada pekerjaan rumah untuk meningkatkan performa, penampilannya menunjukkan bahwa ia layak diperhitungkan di masa depan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!