SPONSORED

Lawson Dipuji Red Bull Usai Debut Gemilang di Zandvoort

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Lawson Dipuji Red Bull Usai Debut Gemilang di Zandvoort
TO NEWS OVERVIEW
Lawson secured Red Bull team principal praise following F1 Dutch GP

Liam Lawson kembali ke garasi Red Bull dengan cara yang tak terlupakan. Pebalap asal Selandia Baru itu mendapat pujian dari prinsipal tim, Laurent Mekies, setelah tampil impresif saat menggantikan Isack Hadjar di Grand Prix Belanda.

Lawson dipanggil kembali ke tim utama setelah Hadjar mengalami cedera pergelangan tangan. Sementara itu, Yuki Tsunoda mengisi kursi kosong di Racing Bulls. Ini adalah balapan pertamanya bersama Red Bull sejak diturunkan awal tahun lalu, dan tekanan langsung menghampirinya.

Namun, Lawson menjawab semua keraguan. Dalam sesi latihan tunggal, ia langsung nyaman dengan mobil. Hasilnya, ia finis ke-11 di Sprint dan start di posisi yang sama untuk balapan utama. Tapi penampilan terbaiknya justru datang di sesi kualifikasi dan balapan Grand Prix.

Ferrari to Honor Schumacher with Special Livery at Italian GP
Read AlsoFerrari to Honor Schumacher with Special Livery at Italian GP

Saat kualifikasi, Lawson hanya terpaut sepersepuluh detik dari rekan setimnya, Max Verstappen. Sebuah hasil luar biasa untuk pebalap yang baru pertama kali kembali membalap untuk tim tersebut. Performanya berlanjut di hari Minggu, di mana ia menjadi satu-satunya harapan Red Bull setelah Verstappen mengalami kecelakaan berat.

ADVERTISEMENT

Meski tidak mampu mengejar pebalap terdepan, Lawson berhasil memaksimalkan potensi mobil RB22-nya untuk finis ketujuh. Ia menjadi yang terbaik di belakang empat tim besar, mengungguli pebalap lain dari tim papan tengah.

Mekies tidak menyembunyikan kekagumannya. "Liam melakukan pekerjaan bagus dengan langsung masuk ke mobil," ujarnya. "Tidak mudah untuk tampil di tim dan mobil yang berbeda dalam balapan seperti ini. Dia hanya terpaut sepersepuluh dari Max di kualifikasi dan mengambil poin yang tersedia dengan finis ketujuh."

Saat ini Lawson duduk di posisi kesembilan klasemen pebalap, menjadikannya pebalap terbaik di luar empat tim teratas. Liam Lawson membuktikan bahwa talentanya tidak perlu diragukan lagi, dan Red Bull mungkin harus berpikir dua kali untuk melepasnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU