SPONSORED

Lando Norris: Misi Pole dan Kemenangan Beruntun Terancam di Monza

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Lando Norris: Misi Pole dan Kemenangan Beruntun Terancam di Monza
TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Lando Norris langsung angkat bicara soal hari Jumat yang berat di GP Italia. Ia mengaku tidak merasa mampu bersaing memperebutkan pole position, dan rentetan kemenangan beruntunnya kini terancam di sirkuit yang dikenal sebagai Kuil Kecepatan ini.

Pembalap McLaren itu datang ke Monza dengan modal dua pole dan dua kemenangan beruntun di Hungaroring dan Zandvoort. Namun, trek yang menghukum drag aerodinamika dan menguntungkan kecepatan lurus ini memang bukan medan favorit bagi MCL40 yang diakui lemah di sektor tersebut.

Ketidaknyamanan yang Terlihat di Sesi Latihan

Kekhawatiran itu terbukti nyata. Norris hanya mampu finis keenam di FP1, tertinggal lebih dari tujuh persepuluh detik dari Charles Leclerc yang memuncaki sesi. Di FP2, ia naik ke posisi keempat, tetapi masih di belakang George Russell, Leclerc, dan Kimi Antonelli.

Leclerc Set to Become Hamilton's 'Trojan Horse' in Italian GP Qualifying
Read AlsoLeclerc Set to Become Hamilton's 'Trojan Horse' in Italian GP Qualifying

Ketika ditanya apakah hari itu cukup baik, Norris menjawab dengan datar, "Tidak terlalu baik. Kami kesulitan dengan kecepatan. Sejujurnya, di tikungan yang kami harap bisa kuat, kami justru lemah, dan yang kami kira lemah, ternyata tidak terlalu buruk. Tapi kami masih tertinggal, jadi posisi kami tidak bagus saat ini."

ADVERTISEMENT

Analisis Tim dan Tantangan Besar di Depan

Analisis dari sisi teknis memperkuat gambaran suram itu. Neil Houldey, direktur teknis aplikasi teknik McLaren, mengonfirmasi bahwa tim masih tertinggal sekitar tiga persepuluh detik dari target. Ia menambahkan bahwa fokus utama malam ini adalah menyempurnakan manajemen energi untuk mencari waktu putaran.

Houldey menggambarkan peluang mereka di kualifikasi sebagai "penuh harapan, bukan keyakinan", dan mengakui bahwa Ferrari tampil kuat dengan paket upgrade terbaru mereka. Monza memang selalu menjadi sirkuit yang bisa mengubah peta kekuatan secara dramatis.

Kebangkitan McLaren di musim 2026 terjadi di sirkuit dengan downforce tinggi dan karakter teknis, kebalikan dari apa yang dibutuhkan di Monza. Andrea Stella, prinsipal tim, juga sudah mengingatkan sebelum akhir pekan bahwa drag aerodinamika bukanlah kekuatan MCL40, dan bukti awal dari Jumat mendukung penilaian itu.

ADVERTISEMENT

Persaingan Sengit dan Target Realistis

Ferrari tampil perkasa dengan mengunci dua posisi terdepan di FP1, sementara Mercedes unggul di FP2. Kedua tim itu jelas menjadi kandidat kuat untuk pole dan kemenangan, dengan Red Bull dan Racing Bulls juga mengintai di belakang.

"Persaingan di posisi terdepan sangat ketat. Mereka yang di belakang juga tidak terlalu jauh, jadi mereka bisa dengan mudah mengejutkan kami," ujar Norris. "Saya yakin kami tidak akan bersaing untuk pole. Tapi kami hanya perlu fokus untuk mendapatkan hasil yang layak."

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU