Lance Stroll mendapat penalti grid menjelang British Grand Prix 2026 di Silverstone, setelah pergantian komponen power unit membuatnya melampaui alokasi yang diizinkan.
Pembalap Kanada itu memakai energy store kelima dan control electronics kelima pada musim ini. Karena kedua komponen tersebut sudah melewati batas alokasi, penalti otomatis 10 posisi grid diterapkan untuk posisi start balapan.
Dampaknya secara praktis terbatas karena Stroll sebelumnya hanya lolos di posisi ke-21. Penalti tersebut membuatnya turun ke posisi ke-22, sekaligus mengembalikan posisi ke-21 kepada Fernando Alonso setelah Stroll sempat mengungguli rekan setimnya dalam kualifikasi Sabtu.

Keputusan ini menjadi pukulan tambahan bagi Aston Martin, yang menjalani awal musim 2026 dengan tekanan besar. Tim tersebut berada di dasar klasemen konstruktor dengan satu poin setelah delapan balapan, sementara reliabilitas power unit Honda dan performa AMR26 terus menjadi sorotan.
Stroll juga bukan satu-satunya pembalap yang menerima penalti untuk balapan di Silverstone. Pierre Gasly sebelumnya mendapat hukuman grid setelah dinilai melakukan impeding dalam sesi kualifikasi, menambah perubahan pada susunan start sebelum balapan utama.
Dengan start dari posisi paling belakang, peluang Stroll di GP Inggris akan sangat bergantung pada strategi, reliabilitas, dan potensi insiden di depan. Bagi Aston Martin, penalti ini memperpanjang akhir pekan sulit yang kembali menegaskan kebutuhan evaluasi teknis menyeluruh pada paket 2026 mereka.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!