KOVE menutup petualangan di China Da Hai Dao International Rally (DHD Rally) 2026 dengan senyum lebar. Pembalap andalan mereka, Neels Theric, keluar sebagai juara setelah sepekan penuh pertarungan sengit di gurun Xinjiang, 4-11 September 2026. Theric tidak hanya menang, ia juga mencatatkan tiga kemenangan etape dari enam special stage yang digelar.
Bagi KOVE, ini bukan sekadar trofi. Ini adalah pembuktian bahwa proyek rally raid mereka semakin matang. KOVE 450 Rally yang ditunggangi Theric mampu melibas medan keras Xinjiang, sekaligus menjawab keraguan soal durabilitas. Theric sempat menghadapi masalah kecil di awal lomba, tetapi ia dan tim mampu membalikkan keadaan hingga etape terakhir yang menentukan.
Tiga Kemenangan Etape dan Pertarungan Sengit
Sejak special stage pertama, KOVE sudah menunjukkan taring. Milan Engel dan Neels Theric masing-masing finis di posisi kedua dan ketiga pada SS1. Theric kemudian merebut kemenangan di hari kedua, dan terus menjaga ritme di barisan depan. Total tiga etape ia menangi, membuatnya datang ke etape pamungkas dengan peluang juara yang masih terbuka lebar.

“Saya sangat bahagia untuk tim, untuk KOVE, untuk semua orang yang bekerja keras di proyek rally raid, dan tentu saja untuk diri saya sendiri. Kami punya sedikit masalah di awal rally, tapi kami berhasil membalikkannya. Saya memenangkan tiga dari enam etape, kami tidak pernah menyerah dan semuanya diputuskan di special stage terakhir,” ujar Theric dalam unggahan di media sosial.
Theric juga menyoroti duel intens dengan Martin Michek, rekan setimnya di KOVE, yang membuat persaingan semakin panas. Baginya, DHD Rally adalah persiapan penting menjelang tantangan musim ini.
Dua KOVE 450 Rally di Podium
Kesuksesan Theric tidak berdiri sendiri. Milan Engel finis ketiga, sehingga dua KOVE 450 Rally menghuni podium klasemen umum. Dominasi KOVE bahkan meluas: total 19 peserta memilih motor dari keluarga KOVE 450 Rally untuk berlaga di DHD Rally 2026. Angka itu menegaskan posisi KOVE sebagai salah satu kekuatan di ajang rally raid internasional.
Gurun Xinjiang menjadi laboratorium sempurna. Sekitar 2.500 kilometer harus ditempuh, dengan 1.300 km di antaranya berupa special stage. Kondisi ekstrem ini menguji performa dan keandalan KOVE 450 Rally, sekaligus memberi data berharga untuk pengembangan lebih lanjut.
Setelah kemenangan di China, KOVE langsung mengalihkan fokus ke Rallye du Maroc, 26 September hingga 3 Oktober 2026. Ajang itu akan menjadi ujian berikutnya bagi KOVE 450 Rally, yang jelas tidak ingin berhenti di satu gelar.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!