Kimi Antonelli menjelaskan duel intens melawan Lewis Hamilton dalam Sprint Silverstone, setelah pembalap Mercedes itu menang dan memperlebar keunggulan klasemen pembalap menjadi 43 poin atas George Russell.
Antonelli memulai Sprint dari posisi kedua dan berada langsung di belakang Hamilton sejak fase awal. Keduanya kemudian menjauh dari rombongan utama sebelum Antonelli melakukan manuver penentu pada pertengahan balapan untuk melewati pembalap Ferrari tersebut.
Duel itu berlangsung singkat, tetapi memiliki intensitas tinggi karena Antonelli terus memangkas jarak dari lap ke lap. Pembalap berusia 19 tahun itu menekan Hamilton beberapa persepuluh detik setiap putaran, sebelum menemukan peluang untuk menyerang dalam balapan 17 lap menjelang British Grand Prix.

"Itu adalah 10 lap pertama yang sangat menyenangkan bersama Lewis. Kami berdua menekan sangat keras," kata Antonelli.
Antonelli menjelaskan bahwa penggunaan Overtake Mode menjadi faktor penting dalam duel tersebut. Ia sempat mendekat keluar dari Turn Four dan mencoba berada sejajar menuju Brooklands, tetapi Hamilton memakai boost sehingga Antonelli memilih menunda serangannya.
"Ketika saya masuk ke Overtake Mode, saya tahu peluang saya akan datang. Keluar dari Turn Four saya sangat dekat, jadi saya masuk sejajar menuju Brooklands, tetapi dia memakai boost, jadi saya memutuskan untuk menunggu," ujar Antonelli.
"Menuju Stowe saya memakai semua yang saya miliki, lalu saya bisa menyalip. Setelah itu saya mencoba kembali ke ritme saya, mencoba memutus Overtake Mode, lalu membawa mobil sampai finis," kata Antonelli.
Kemenangan tersebut memperkuat momentum Antonelli di puncak klasemen Formula 1 2026. Fokus berikutnya akan beralih ke balapan utama di Silverstone, ketika Hamilton, Russell, dan rival utama lain harus merespons keunggulan Antonelli yang semakin besar.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!