Kimi Antonelli memastikan Mercedes melakukan perubahan besar pada W17 yang membantunya bangkit dari kesulitan FP1 dan mencatat waktu tercepat dalam latihan kedua Grand Prix Belgia.
Pemimpin klasemen tersebut tertinggal lebih dari setengah detik dari Max Verstappen pada sesi pembuka di Spa-Francorchamps. Mercedes kemudian mengubah konfigurasi mobil sebelum FP2, menghasilkan peningkatan signifikan yang membawa Antonelli ke posisi teratas.
Perubahan itu membuat keseimbangan W17 terasa jauh lebih baik. Hanya Lando Norris yang mampu mendekati catatan Antonelli dalam jarak kurang dari dua persepuluh detik, memperlihatkan peningkatan jelas dibandingkan performa Mercedes pada awal hari.

“Kami melakukan perubahan besar pada mobil dan hasilnya jauh lebih baik. Itu merupakan arah yang bagus,” kata Antonelli.
Meski memimpin FP2, Antonelli menilai Mercedes masih memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan. Pembalap berusia 19 tahun itu juga mengakui masih perlu menyempurnakan cara mengemudinya sebelum sesi penentuan berikutnya.
Target utama Antonelli adalah meraih kemenangan keenam musim ini setelah meninggalkan Silverstone tanpa poin. Hasil tersebut terasa menyakitkan karena ia tetap memimpin klasemen, tetapi kehilangan kesempatan memperbesar keunggulan dalam persaingan gelar.
“Silverstone merupakan akhir pekan yang bagus, tetapi saya pulang tanpa poin dan itu sangat menyakitkan. Akhir pekan ini merupakan tantangan baru, dan targetnya tetap memaksimalkan setiap sesi serta hasil akhir,” ujarnya.
Antonelli memasuki sesi berikutnya dengan keunggulan 25 poin atas George Russell. Performa FP2 memberikan dasar kuat, tetapi peluang meraih kemenangan di Spa akan bergantung pada kemampuan Mercedes mempertahankan keseimbangan W17 dan memaksimalkan setiap sesi Grand Prix Belgia.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!