Fernando Alonso harus melakoni perjuangan luar biasa pada balapan Grand Prix Amerika Serikat setelah mobil AMR26 miliknya mengalami kerusakan masif akibat insiden di lap pembuka. Pembalap asal Spanyol tersebut menjadi korban dari aksi agresif Alexander Albon yang mencoba melakukan menyalip di tikungan krusial Sirkuit Austin, menghantam sisi kiri mobil dan meninggalkan komponen aerodinamika dalam kondisi hancur lebur.
Meskipun kondisi aerodinamika mobilnya compang-camping, juara dunia dua kali ini menolak untuk menyerah dan masuk garasi. Dengan determinasi tinggi, ia terus memacu kendaraannya yang sudah pincang hingga garis finis, meski harus puas finis di posisi ke-16 dan tertinggal satu lap penuh dari pemenang lomba Antonelli, ironisnya tepat berada di depan sang rival asal Thailand tersebut.
Baru-baru ini, tim Aston Martin mengungkap betapa parahnya tingkat kerusakan yang harus ditanggung oleh pembalap veteran asal Oviedo tersebut. Pedro de la Rosa, selaku duta tim dan mantan pebalap F1, membagikan dokumentasi visual melalui akun media sosial pribadinya yang memperlihatkan secara gamblang wujud memprihatinkan dari mobil yang dikemudikan Alonso.

Dalam unggahan tersebut, terlihat jelas bahwa setengah bagian lantai mobil, berbagai sirip deflektor, serta perangkat bargeboards di sisi kiri mengalami kehancuran total. De la Rosa bahkan melontarkan pujian atas ketahanan mental dan kecepatan luar biasa yang masih bisa diperas oleh sang juara dari mobil yang komponen utamanya sudah hilang separuh.
Perjuangan keras di Texas ini semakin mengukuhkan status Alonso sebagai penyelamat tim pangkalan Silverstone musim ini. Hingga paruh musim berjalan, ia menjadi satu-satunya penyumbang seluruh tujuh poin bagi Aston Martin di klasemen konstruktor, serta unggul dua angka atas Albon di tabel klasemen pembalap sambil bersaing ketat dengan para rival seangkatannya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!