Pembalap Red Bull, Isack Hadjar, mengungkapkan optimisme untuk kembali turun balapan di Grand Prix Italia setelah cedera pergelangan tangan yang memaksanya absen di Belanda. Dalam wawancara terbaru, ia menyatakan proses pemulihannya berjalan cepat dan berharap bisa membalap di sirkuit Monza pada 4-6 September mendatang.
Cedera tersebut dialami Hadjar saat jeda musim panas. Meski harus menepi dari aksi balap di Zandvoort, pebalap asal Prancis itu tetap hadir di sirkuit untuk menjalani sesi syuting bersama tim Milton Keynes. Ia mengaku ini adalah cedera pertamanya sepanjang karier, dan merasa tidak nyaman harus menonton dari garasi.
"Ini aneh rasanya berada di bangku cadangan, saya tidak senang untuk diri saya maupun tim. Saya ingin berada di setiap lap," ujar Hadjar dalam video di balik layar yang dirilis Red Bull. Ia menambahkan bahwa pergelangan tangannya tidak bengkak, yang merupakan tanda baik, dan mobilitasnya meningkat setiap hari.

Sebagai pengganti, Liam Lawson berhasil mengamankan enam poin untuk Red Bull dengan finis ketujuh di Zandvoort. Kepala tim Laurent Mekies mengapresiasi adaptasi cepat Lawson, terutama dalam kualifikasi yang sangat dekat dengan Max Verstappen.
Hingga kini, baik Red Bull maupun Hadjar belum mengonfirmasi secara resmi keikutsertaannya di Monza. Hadjar saat ini menempati posisi kedelapan klasemen dengan 68 poin, sementara rekan setimnya Verstappen berada di urutan keenam dengan 112 poin. Kepastian lineup Red Bull untuk GP Italia akan menjadi sorotan utama jelang akhir pekan balap di sirkuit bersejarah tersebut.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!