Lewis Hamilton, pembalap Ferrari dan juara dunia Formula 1 tujuh kali, resmi menandatangani kesepakatan produksi multi-tahun dengan divisi hiburan olahraga Skydance Sports melalui perusahaannya, Dawn Apollo Studios. Kesepakatan ini mencakup hak first-look yang memungkinkan Dawn Apollo mengembangkan dan memproduksi konten skrip, non-skrip, serta animasi, dengan Hamilton sendiri yang akan menjabat sebagai produser eksekutif untuk semua proyek tersebut.
Langkah ini menandai ekspansi signifikan karier Hamilton di luar lintasan balap, memperkuat posisinya sebagai tokoh yang tak hanya berfokus pada kecepatan, tetapi juga bercita-cita membentuk narasi budaya melalui media. Kemitraan dengan Skydance Sports, yang berada di bawah naungan Paramount Skydance, memberikan Hamilton akses ke sumber daya besar untuk mewujudkan visi kreatifnya. "Saya selalu percaya cerita dapat membantu orang melihat dunia secara berbeda dan memicu percakapan penting," ujar Hamilton dalam pernyataan resminya. "Itulah yang membuat saya bersemangat tentang Dawn Apollo Studios. Ini memberi kami kesempatan untuk mendukung proyek-proyek yang terasa jujur, berani, dan bermakna."

Dawn Apollo Studios didirikan Hamilton pada 2022 dan telah terlibat dalam produksi film blockbuster "F1: The Movie" yang dibintangi Brad Pitt dan Damson Idris. Film tersebut sukses besar dengan pendapatan global lebih dari $634 juta, dan Hamilton berperan sebagai produser eksekutif sekaligus konsultan. Kesuksesan ini menjadi fondasi kuat bagi Dawn Apollo untuk melangkah lebih jauh di industri hiburan. "Skydance Sports memahami betapa kuatnya olahraga, budaya, dan hiburan dalam menggerakkan penonton, dan saya antusias bekerja sama dengan Jesse dan tim untuk menghidupkan cerita-cerita tersebut," tambahnya.

Dalam wawancara dengan media di Grand Prix Monako 2025, Hamilton sempat membocorkan rencana proyeknya. "Saya punya tiga konsep yang sedang saya tulis. Saya akan menulisnya bersama seorang penulis karena saya belum pernah menulis film sebelumnya. Dua di antaranya akan menjadi animasi dan satu sudah dalam tahap awal penulisan skrip," jelasnya. Ia juga menyebut akan ada dokumenter dan mungkin serial TV, namun fokus utamanya tetap pada film. "Saya suka pengembangan film — itulah yang paling saya sukai," tegas Hamilton.
Kesepakatan ini tidak hanya berdampak pada karier Hamilton di dunia hiburan, tetapi juga memperkuat citra Ferrari sebagai merek yang melampaui balap. Dengan reputasi global dan jaringan luas, Hamilton dapat menarik talenta kreatif serta memperluas jangkauan audiens. Skydance Sports sendiri dikenal memiliki portofolio proyek olahraga yang kuat, sehingga kolaborasi ini berpotensi menghasilkan konten berkualitas tinggi yang menggabungkan unsur sportivitas dan narasi mendalam.
Meski demikian, tantangan tetap ada. Hamilton harus menyeimbangkan komitmennya di lintasan balap bersama Ferrari dengan peran sebagai produser eksekutif. Namun, rekam jejaknya dalam mengelola Dawn Apollo dan keterlibatannya di "F1: The Movie" menunjukkan kemampuan manajerial yang mumpuni. Industri hiburan dan motorsport akan menyaksikan apakah langkah ini menjadi terobosan baru dalam karier multidimensional Hamilton.
Dengan kesepakatan ini, Hamilton semakin memantapkan posisinya sebagai ikon lintas industri. Penggemar dapat menantikan karya-karya baru dari Dawn Apollo Studios dalam beberapa tahun ke depan, yang diharapkan tidak hanya menghibur tetapi juga menginspirasi. Dilansir dari Motorsport.com.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!