Ketegangan di garasi Ferrari menjadi sorotan usai Grand Prix Italia di Monza. Lewis Hamilton angkat bicara dan meminta para penggemar setia Ferrari, tifosi, untuk tidak khawatir dengan hubungannya bersama Charles Leclerc.
Start dari posisi ketiga dan keempat yang menguntungkan, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc justru terlibat kontak tipis di chicane Rettifilo pada lap pembuka. Insiden itu membuat Hamilton terdorong ke gravel dan melorot ke posisi kesepuluh, memicu perdebatan siapa yang bersalah. Beberapa saat kemudian, Leclerc mengalami kecelakaan keras berkekuatan 60g di Parabolica yang mengakhiri balapannya.
Hamilton sendiri finis keenam, jauh dari ekspektasi, setelah tim memutuskan tidak mengganti ban saat Virtual Safety Car (VSC) padahal ia sempat mengeluh ban Pirellinya mulai kehilangan performa. Dalam wawancara usai balapan, pembalap 41 tahun itu menegaskan, "Saya tidak balap dengan kotor. Saya selalu membalap dengan bersih dan adil, selalu memberikan ruang. Jadi saya rasa mereka tidak perlu khawatir tentang saya."
Ia menambahkan bahwa dirinya datang ke tim dengan penuh rasa hormat dan tidak ingin membahayakan tim. "Saya sudah berusaha menghormati ruang dan tidak membahayakan tim. Saya berdiri di belakang itu. Yang bisa saya bicarakan hanya dari sisi saya. Anda harus bicara dengan Fred (Vasseur, prinsipal tim) soal sisi lain dan keputusan yang mungkin kami ambil. Tapi saya akan terus mendorong dan mencoba mendapatkan lebih dari tim, mobil, dan para insinyur dalam hal desain," jelasnya.
Sementara itu, performa Mercedes di trek lurus membuat Hamilton tak berdaya. Empat dari lima mobil di depannya menggunakan tenaga Mercedes, termasuk duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri. Hamilton mengaku terkesima dengan kecepatan mobil bertenaga Mercedes. "Di lintasan lurus mereka terus menarik. Kami tahu mereka cepat, tapi sangat mengejutkan betapa cepatnya mereka. Itu terus menarik, menarik, menarik," ujarnya.
Insiden antara dua pembalap Ferrari ini jelas menjadi bahan evaluasi besar. Dengan musim yang masih panjang, pertanyaan besar kini mengarah pada bagaimana Vasseur akan mengelola dinamika internal tim agar tidak kembali merugikan peluang mereka di kejuaraan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!