Romain Grosjean, mantan pembalap Haas yang kini menjadi komentator Formula 1 untuk Canal+, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada McLaren dan Zak Brown. Insiden ini terjadi setelah ia salah menafsirkan komentar Brown tentang Oscar Piastri dan Lando Norris selama sesi kualifikasi Grand Prix Spanyol di Madring.
Komentar Grosjean yang tajam dan emosional pada siaran langsung balapan Minggu itu sempat mengundang perhatian luas. Ia mengkritik pernyataan Brown yang dianggapnya merendahkan mental Piastri. "Saya melihat pernyataan dari Zak Brown tentang lap Lando Norris, dia memotong Oscar Piastri menjadi potongan-potongan kecil dengan gunting dan gergaji mesin di sana," ujar Grosjean saat itu. Menurutnya, pernyataan tersebut sangat keras dan bisa menghancurkan moral Piastri.
Namun, kemudian terungkap bahwa Brown tidak pernah mengucapkan kata-kata seperti yang dipersepsikan Grosjean. Dalam wawancara pasca-kualifikasi di F1 TV, yang juga dihadiri oleh Juan Pablo Montoya, Jolyon Palmer, dan Grosjean sendiri, Brown sebenarnya hanya memuji penampilan Norris. "Seluruh lap itu luar biasa dan Lando semakin hari semakin baik," kata Brown. "Ketika Anda melihat lap seperti itu, Anda akan berkata, 'dia juara dunia'."

Ketika ditanya oleh Montoya tentang perbedaan performa antara kedua pembalapnya, Brown menjelaskan bahwa Norris sedang dalam performa terbaiknya. "Saya rasa a) Anda mendapatkan Lando dalam permainan A-plusnya, kan? Jadi, saya tidak berpikir ada sisa waktu putaran di sana. Dia menemukannya. Oscar sudah berada di sana bersamanya sepanjang akhir pekan dan hanya tidak mendapatkan lap ekstra yang sama. Kami akan terus melihatnya. Dia akan melihat data dan mungkin melakukan apa yang kita semua lakukan dan berkata, 'wow, lap yang luar biasa' juga."
Komentar Grosjean di Canal+ selama siaran langsung balapan tidak luput dari perhatian dan menyebar cepat di media sosial. Hal ini memicu reaksi beragam dari penggemar dan pengamat. Pada Minggu malam, Grosjean pun menyadari kesalahannya dan segera memberikan klarifikasi serta permintaan maaf melalui pernyataan resmi. "Hari ini, saya membuat komentar di Canal+ mengenai komentar Zak Brown tentang Oscar Piastri selama wawancara kemarin di F1 TV, yang saya ikuti," tulisnya. "Saya benar-benar salah memahami kata-katanya dan ingin meminta maaf."
Insiden ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya verifikasi dalam jurnalisme balap, terutama di era media sosial yang serba cepat. Grosjean, yang dikenal vokal dan bersemangat, menunjukkan integritasnya dengan mengakui kesalahan secara terbuka. Sementara itu, McLaren dan Brown belum memberikan komentar resmi atas permintaan maaf tersebut, namun sikap Grosjean patut diapresiasi.
Grand Prix Spanyol sendiri berjalan sengit, dengan Norris berhasil meraih pole position dan akhirnya memenangkan balapan. Persaingan internal di McLaren antara Norris dan Piastri semakin memanas, dan setiap pernyataan dari tim menjadi sorotan. Kesalahpahaman Grosjean ini justru menyoroti betapa sensitifnya dinamika di dalam tim juara dunia tersebut.
Ke depannya, baik Grosjean maupun McLaren akan terus menjadi pusat perhatian. Grosjean diharapkan lebih berhati-hati dalam menyampaikan opini, sementara McLaren akan fokus pada upaya mempertahankan gelar. Yang jelas, insiden ini menambah warna dalam musim F1 2026 yang penuh drama.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!