SPONSORED

Greg Murphy Taklukkan Goodwood Revival dengan Mini dan Jaguar E-Type

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Greg Murphy Taklukkan Goodwood Revival dengan Mini dan Jaguar E-Type
TO NEWS OVERVIEW
Greg Murphy, pictured left with Matt Neal and right leading three-time world touring car champion Andy Priaulx. Image: Westbourne Motorsport

Greg Murphy tidak pernah menyangka bisa merasakan atmosfer balap klasik paling otentik di dunia. Undangan dari Duke of Richmond membawanya ke Goodwood Revival, sebuah event yang jauh berbeda dari Festival of Speed yang ia ikuti tahun lalu. Di sirkuit Goodwood yang legendaris, Murphy bukan sekadar hadir, tapi benar-benar turun balapan dengan dua mobil ikonik Inggris: Mini Cooper S dan Jaguar E-Type.

Goodwood Revival sendiri bukan sembarang balapan. Event ini menghidupkan kembali era kejayaan sirkuit Goodwood antara 1948 dan 1966, lengkap dengan aturan berpakaian period-correct di area paddock. "Revival itu unik, Anda hanya bisa merasakan konteks penuhnya dengan datang langsung," ujar Murphy kepada Speedcafe. "Skala dan detailnya sulit dibayangkan, jauh lebih dari sekadar event motorsport."

Murphy dipasangkan dengan dua mesin British legendaris. Ia mengendarai Mini Cooper S milik Martin Overington di ajang St Mary's Trophy, lalu berbagi Jaguar E-Type milik Nikolaus Ditting di RAC Tourist Trophy. Sirkuit Goodwood yang panjangnya 3,8 km dengan tikungan cepat langsung membuat Murphy terkesan. "Sirkuitnya cepat dan old school, menuntut rasa hormat penuh," katanya. "Beberapa lap latihan tidak cukup untuk menguasainya, tapi ini pengalaman istimewa dan hak istimewa bisa membalap di sini."

Greg Murphy Conquers Goodwood Revival with Mini and Jaguar E-Type
Read AlsoGreg Murphy Conquers Goodwood Revival with Mini and Jaguar E-Type

Di St Mary's Trophy, Murphy harus berjuang keras. Balapan ini dibagi dua heat: satu untuk pembalap tamu, satu untuk pemilik mobil. Meski hanya finis ke-25 di heat-nya, Murphy sukses memenangkan duel sengit melawan sesama pengendara Mini, Patrick Watts dan Tony Jardine. Yang membuat event ini makin spesial, daftar pesertanya dihiasi nama-nama besar seperti Jenson Button, Matt Neal, Dario Franchitti, Andy Priaulx, David Brabham, Helio Castroneves, hingga Jimmie Johnson. "Saya balapan hebat dengan Patrick Watts di St Mary's, dan sangat menikmati E-Type meski kecepatan saya kurang," tambah Murphy.

ADVERTISEMENT

Bersama Ditting, Murphy finis ke-19 di RAC TT Trophy yang berdurasi 60 menit. Balapan itu dimenangkan oleh Lukas Halusa/Andre Lotterer dengan E-Type lainnya. Sementara itu, pembalap Australia James Davison menang di Whitsun Trophy untuk Sports-Racing Prototypes (1960-66) dengan McLaren-Chevrolet M1B. Event ini juga memberi penghormatan kepada Sir Jack Brabham, dengan parade mobil-mobil Brabham di sirkuit, 60 tahun setelah gelar F1 pertamanya bersama tim buatannya sendiri.

Murphy harus segera kembali ke Australia untuk bertugas sebagai komentator di Bathurst 1000. Pengalaman di Goodwood ini jelas menambah wawasan dan kecintaannya pada sejarah balap. Bagaimana tidak, ia bisa merasakan langsung bagaimana rasanya bersaing di era keemasan motorsport, di mana teknologi belum secanggih sekarang, tapi keberanian dan skill pembalap benar-benar diuji.

Goodwood Revival 2024 sukses besar, dan partisipasi Murphy semakin membuktikan bahwa pembalap modern pun bisa menghargai akar sejarah balap. Kita tunggu aksi Murphy berikutnya, baik di Bathurst maupun di event historis lainnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU