SPONSORED

George Russell Terancam Penalti Mesin Usai Masalah F1 Hungaria 2026

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
George Russell Terancam Penalti Mesin Usai Masalah F1 Hungaria 2026 TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

George Russell mendekati risiko penalti mesin setelah kebocoran air pada akhir kualifikasi Grand Prix F1 Hungaria 2026 memaksa Mercedes memasang power unit keempatnya musim ini.

Russell semula mengakhiri kualifikasi di posisi ketujuh sebelum berhenti di lintasan ketika kembali menuju pit pada akhir Q3. Mercedes kemudian mengidentifikasi hilangnya tekanan air dan kebocoran yang diduga muncul setelah mobil melewati kerb di Tikungan 4.

“Kami kehilangan tekanan air dan saya mengalami kebocoran. Ketika berhenti di lintasan, mobil mengeluarkan banyak air,” kata Russell. “Kami belum mengetahui dari mana asalnya. Semoga masalah itu tidak memengaruhi apa pun untuk besok.”

Oscar Piastri Pays Heavy Price for Missing 2026 Hungarian F1 FP1
Read AlsoOscar Piastri Pays Heavy Price for Missing 2026 Hungarian F1 FP1

Prinsipal Mercedes, Toto Wolff, menyebut Russell mengalami nasib buruk dalam sesi yang tidak memenuhi harapan tim. Menurutnya, kebocoran mulai terlihat ketika mobil melintasi kerb, meski pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan tingkat kerusakan.

ADVERTISEMENT

Mercedes kemudian memilih mengganti power unit Russell sebagai tindakan pencegahan. Mesin baru tersebut merupakan unit keempat dari empat yang diizinkan sepanjang musim 2026, sehingga perubahan itu tidak menghasilkan penalti grid untuk balapan di Hungaroring.

Namun, keputusan tersebut membuat seluruh alokasi mesin bebas penalti Russell telah digunakan. Apabila ia membutuhkan internal combustion engine kelima pada sisa musim, pergantian itu akan secara otomatis memicu penalti posisi start.

Situasi serupa juga dihadapi rekan setimnya, Andrea Kimi Antonelli, karena kedua pembalap Mercedes telah mencapai power unit keempat. Kondisi tersebut meningkatkan kemungkinan tim menghadapi penalti mesin setelah jeda musim panas apabila reliabilitas kembali menjadi persoalan.

ADVERTISEMENT

Masalah teknis tersebut menambah akhir pekan sulit bagi Russell, yang gagal menandingi kecepatan McLaren dan Ferrari dalam kualifikasi. Ia menilai performa satu putaran Mercedes masih lemah, meski data latihan sebelumnya menunjukkan kecepatan long run yang lebih kompetitif.

“Kami mungkin lebih jauh tertinggal kemarin, tetapi memiliki kecepatan balapan paling kuat. Itu biasanya menunjukkan masalahnya bukan pada mobil, melainkan pada ban,” ujar Russell.

Mercedes menghadapi kompromi antara mengoptimalkan mobil untuk kualifikasi dan mempertahankan performa balapan. Russell mengakui tim dapat membuat mobil lebih cepat dalam konfigurasi satu putaran, tetapi perubahan tersebut berpotensi mengurangi kecepatan dan konsistensi pada stint panjang.

ADVERTISEMENT

“Kami mungkin tahu bahwa mobil bisa dibuat lebih cepat untuk kualifikasi dengan mengorbankan performa balapan. Besok akan menunjukkan apakah kami menemukan keseimbangan yang tepat,” katanya.

Russell akan memulai balapan dari posisi keenam setelah penalti terhadap Lewis Hamilton dan Antonelli mengubah susunan grid. Namun, karakter Hungaroring yang membatasi peluang menyalip membuat posisi start tersebut tetap menjadi tantangan besar dalam upayanya mengejar hasil kuat.

Dengan selisih 50 poin dari Antonelli dalam klasemen pembalap, Grand Prix F1 Hungaria 2026 menjadi kesempatan penting bagi Russell untuk mengurangi defisit sebelum jeda musim panas. Mercedes juga membutuhkan balapan tanpa masalah tambahan setelah kebocoran air menghabiskan sisa alokasi mesin bebas penalti miliknya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU