George Russell mengungkapkan kegembiraannya setelah meraih pole position di F1 Grand Prix Kanada di Sirkuit Gilles Villeneuve. Pembalap Mercedes ini, yang akan start berdampingan dengan Max Verstappen, menyapaikan lap terakhir yang menggembirakan dan siap memberikan tekanan penuh di balapan yang akan dimulai pukul 20:00 WIB. Akankah Russell mengubah pole ini menjadi kemenangan?
Russell mencatatkan waktu 1:10.899 di kualifikasi Sabtu, mengalahkan Verstappen dengan selisih 0,16 detik, mengulangi keberhasilannya seperti di Grand Prix Las Vegas 2024. Duel mereka semakin panas setelah insiden di Barcelona dua pekan lalu, menambah ketegangan menjelang start di Montreal.

Russell memulai Q3 dengan ban lunak sebelum beralih ke ban medium, yang memberinya kenyamanan lebih dan catatan waktu 0,6 detik lebih cepat dari lap sebelumnya. Ia menyebut lap terakhir sebagai salah satu yang paling menggembirakan dalam kariernya. Verstappen, meski menghadapi masalah pengereman di FP2 dan FP3, berhasil finis kedua dengan performa Red Bull yang membaik di kualifikasi.
Pole position Russell memberi Mercedes keunggulan psikologis dan strategis, terutama dengan ban medium yang dapat memengaruhi strategi balapan. Posisi start berdampingan dengan Verstappen menjanjikan duel sengit di tikungan pertama, sementara perbaikan Red Bull menunjukkan ancaman serius.
Russell bersorak, “Lap terakhir ini mungkin salah satu yang paling menggembirakan dalam hidup saya. Saya melihat delta di setir dan terus melaju lebih cepat.” Ia bercanda soal super licence-nya, menyiratkan kemauan untuk agresif di start. Verstappen mengaku senang dengan posisi kedua, menyatakan, “Mobil kembali bekerja dengan baik, dan kami memilih ban yang tepat.”
Russell harus menghadapi tekanan dari Verstappen, yang dikenal kuat di balapan, terutama setelah perbaikan Red Bull. Ketegangan pasca-Barcelona juga dapat memicu insiden di start, membutuhkan kehati-hatian dan strategi cerdas.
Dengan pole di tangan dan kepercayaan diri tinggi, Russell berpeluang memenangkan GP Kanada, tetapi performa Verstappen dan pilihan ban akan menjadi faktor penentu. Balapan ini diprediksi penuh aksi, dengan hasil yang dapat memengaruhi klasemen.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
100 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
80 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
63 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
51 |
|
5
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
49 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
43 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
26 |
|
8
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
16 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
10 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Read Also
Formula 1 fans believe George Russell must become more aggressive against Kimi Antonelli as the young Mercedes driver leads the 2026 standings.
Helmut Marko reveals Christian Horner initially opposed promoting Max Verstappen to Red Bull during the early stages of the 2016 Formula 1 season.
Mike Krack admits Aston Martin faces growing frustration after a difficult start to the 2026 Formula 1 season due to performance and reliability issues.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!