SPONSORED

George Russell Bingung dengan Kecepatan Ferrari di Silverstone

Notifikasi
Luki Hidayatudin
Luki Hidayatudin
0
George Russell Bingung dengan Kecepatan Ferrari di Silverstone TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

George Russell mengaku terkejut dengan kebangkitan Ferrari dalam Sprint Qualifying British Grand Prix 2026. Pembalap Inggris itu memperkirakan tim Italia lebih kompetitif di Austria, tetapi justru melihat Lewis Hamilton merebut pole position di Silverstone.

Hamilton mencatat waktu tercepat 1 menit 28,376 detik dan mengalahkan pemimpin klasemen Kimi Antonelli hanya dengan selisih 0,011 detik. Russell sendiri menempati posisi kelima dan tertinggal hampir empat persepuluh detik dari catatan mantan rekan setimnya tersebut.

Kecepatan Ferrari menjadi kejutan setelah tim mengalami akhir pekan sulit di Austria. Mereka sebelumnya juga tidak mampu mengulangi performa kemenangan yang ditunjukkan di Barcelona, sehingga perubahan daya saing di Silverstone tidak sesuai dengan perkiraan Russell.

Lando Norris Reveals Major Silverstone Struggle in 2026
Read AlsoLando Norris Reveals Major Silverstone Struggle in 2026

“Saya sangat terkejut. Mereka sebelumnya terlihat kesulitan dalam hal power unit dan pengelolaan energi, tetapi di sini mereka tampak sebagai yang terbaik,” kata Russell.

ADVERTISEMENT

Russell menilai Ferrari memang telah lama memiliki kualitas sasis yang kuat. Namun, keunggulan mereka di Silverstone dianggap sulit dijelaskan karena karakter lintasan cepat tersebut seharusnya memperbesar pengaruh tenaga mesin dan efisiensi energi.

“Kami selalu mengetahui mereka memiliki sasis yang bagus. Namun, ada beberapa hal yang tidak sepenuhnya masuk akal,” ujarnya.

Russell sebelumnya memperkirakan Ferrari akan lebih kuat di Red Bull Ring, sedangkan Mercedes seharusnya lebih sesuai dengan karakter Silverstone. Prediksi itu tidak terbukti, meski Antonelli tetap menunjukkan kecepatan dengan mengamankan posisi kedua.

ADVERTISEMENT

Russell kembali tertinggal dari Antonelli dan mengakui dirinya tidak menemukan peningkatan yang biasanya muncul pada fase terakhir kualifikasi. Ia cukup dekat dengan posisi ketiga, tetapi masih terpaut jelas dari dua pembalap terdepan.

“Biasanya ketika memasuki Q3 kami bisa membuat langkah maju, tetapi hari ini hal itu tidak terjadi. Saya harus memahami penyebabnya karena situasinya sedikit aneh,” kata Russell.

Hasil tersebut menempatkan Mercedes dalam posisi menyerang dari baris depan melalui Antonelli, sementara Russell harus menghadapi Max Verstappen dan Charles Leclerc di sekitarnya. Analisis data sebelum Sprint akan menjadi penting untuk mengetahui apakah selisih tersebut berasal dari set-up, pengelolaan ban, atau perbedaan karakter mobil pada satu putaran.

ADVERTISEMENT

Kebangkitan Ferrari juga meningkatkan tekanan terhadap Mercedes sepanjang sisa akhir pekan. Russell kini membutuhkan jawaban teknis yang lebih jelas agar dapat memperkecil selisih dan memastikan kecepatan Hamilton tidak berkembang menjadi keunggulan balapan yang lebih besar.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU