SPONSORED

George Russell Bimbang soal Finis Safety Car F1

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
George Russell Bimbang soal Finis Safety Car F1 TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

George Russell mengaku memiliki pandangan yang bertentangan mengenai apakah balapan Formula 1 harus diakhiri di belakang safety car atau dihentikan dengan bendera merah untuk menciptakan restart pada lap-lap terakhir.

Perdebatan tersebut kembali muncul setelah British Grand Prix berakhir dalam kondisi safety car menyusul kecelakaan terlambat Max Verstappen. Mobil Red Bull milik Verstappen telah dievakuasi dan sempat muncul ekspektasi bahwa balapan akan dilanjutkan untuk satu lap terakhir dalam kondisi bendera hijau.

Pesan “safety car in this lap” sempat ditampilkan, tetapi FIA kemudian menjelaskan bahwa informasi tersebut muncul akibat kesalahan perangkat lunak. Berdasarkan regulasi, safety car paling cepat dapat masuk pada akhir lap ke-52 yang juga merupakan lap terakhir, sehingga pembalap tidak memiliki kesempatan untuk kembali melakukan overtaking.

Lando Norris Backs Spa Recovery After Grid Penalty
Read AlsoLando Norris Backs Spa Recovery After Grid Penalty

Kondisi tersebut memastikan Charles Leclerc mempertahankan kemenangan, dengan Russell finis kedua dan Lewis Hamilton melengkapi podium. Hasil itu berbeda dengan sejumlah balapan sebelumnya ketika insiden pada fase akhir memicu bendera merah dan restart berdiri setelah lintasan dibersihkan.

ADVERTISEMENT

“Saya memiliki pandangan yang bertentangan. Apakah adil bagi pembalap yang sudah memiliki keunggulan 20 detik, kemudian balapan dihentikan dengan bendera merah dan dinetralkan ketika tersisa tiga lap?” kata Russell.

Russell menilai bendera merah lebih mudah diterima apabila masih terdapat sekitar 25 hingga 30 persen jarak balapan. Namun, apabila penghentian dilakukan hanya beberapa lap sebelum finis, keunggulan yang dibangun seorang pembalap sepanjang balapan dapat hilang melalui restart singkat.

“Pada saat yang sama, apakah saya menyukai balapan yang berakhir di belakang safety car? Tidak. Saya ingin balapan selesai dengan klimaks besar, tetapi apabila tidak ada insiden, mungkin memang tidak akan ada klimaks pada fase akhir tersebut,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Russell menegaskan persoalan itu masih berada dalam situasi yang sangat spesifik dan belum menjadi pembahasan besar. Perdebatan mengenai prosedur akhir balapan kemungkinan akan tetap bergantung pada keseimbangan antara keselamatan, keadilan kompetitif, dan keinginan mempertahankan finis dalam kondisi balapan aktif.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU