SPONSORED

FIA Ubah Aturan Hibrida F1 di Madring: Pista Teknis Picu Energi

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
FIA Ubah Aturan Hibrida F1 di Madring: Pista Teknis Picu Energi
TO NEWS OVERVIEW
FIA Ubah Aturan Hibrida F1 di Madring: Pista Teknis Picu Energi

Keputusan mengejutkan datang dari direksi balap FIA di sirkuit Madring, Spanyol. Setelah hari pertama latihan, mereka mengumumkan perubahan aturan penggunaan energi hibrida. Langkah ini diambil untuk mengatasi masalah yang muncul akibat karakter sirkuit yang sangat teknis, di mana pembalap kesulitan mengatur energi.

Sirkuit Madring memang memukau dengan variasi tikungannya, termasuk tikungan Monumental yang menantang. Namun, desainnya yang menuntut membuat pembalap harus sering melepas gas dan mengatur ulang tenaga. Dengan power unit generasi saat ini, hal itu justru memicu ketidakseimbangan energi. Alih-alih diuntungkan, pembalap yang agresif malah dirugikan karena baterai terkuras lebih cepat.

Regulasi saat ini mewajibkan motor listrik bekerja minimal 200 kW (100 kW dalam balapan) selama satu detik setiap kali kecepatan melewati 210 km/jam dan pedal gas diinjak penuh. Akibatnya, saat pembalap kembali menekan gas setelah melepas, konsumsi energi melonjak. Ini mengacaukan manajemen energi sepanjang putaran. FIA pun turun tangan.

Toto Wolff Takes 'Idiot' Swipe at Ferrari Over Monza Clash
Read AlsoToto Wolff Takes 'Idiot' Swipe at Ferrari Over Monza Clash

Dalam dokumen yang dirilis Jumat malam, FIA merevisi aturan hibrida. Mereka menambah beberapa tikungan yang dikecualikan dari aturan normal. Kini, tikungan 7-8 dan 10-11 termasuk dalam pengecualian, di mana kontrol elektronik bisa langsung memotong daya listrik tanpa menunggu satu detik. Tikungan 15-16 sudah ada sebelumnya, dan area 18-19 diperluas hingga tikungan 21. Selain itu, ambang batas kecepatan untuk mengaktifkan motor listrik juga dinaikkan di beberapa area.

ADVERTISEMENT

Perubahan ini bertujuan memberikan kebebasan lebih kepada pembalap untuk mengeksplorasi batas tanpa khawatir kehabisan energi. Dengan begitu, mereka bisa lebih berani di tikungan tanpa harus mengorbankan kecepatan di trek lurus. Madring menjadi saksi bagaimana FIA beradaptasi dengan tantangan sirkuit modern.

Dampaknya, persaingan di lintasan diprediksi semakin ketat. Pembalap yang biasanya ragu untuk menekan gas kini bisa lebih agresif. Tim-tim juga harus menyesuaikan strategi energi mereka. Balapan di Madring akan menjadi ujian bagi kejelian FIA dalam menyeimbangkan regulasi teknis dengan tuntutan sirkuit.

Dengan aturan baru ini, para penggemar bisa berharap melihat aksi menyalip yang lebih berani dan pertarungan yang lebih sengit. Madring, dengan tikungan-tikungannya yang menantang, siap menjadi panggung bagi para pembalap untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka tanpa dibatasi oleh manajemen energi yang rumit.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU