SPONSORED

Ferrari Tetap Kembangkan SF-26 Meski Peluang Gelar Menipis

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Ferrari Tetap Kembangkan SF-26 Meski Peluang Gelar Menipis
TO NEWS OVERVIEW
Ferrari Tetap Kembangkan SF-26 Meski Peluang Gelar Menipis

Ferrari tidak akan mengalihkan fokus penuh ke mobil Formula 1 2027 meskipun peluang juara dunia musim ini kian menipis. Prinsipal tim Fred Vasseur menegaskan bahwa skuad Maranello masih akan terus mengembangkan SF-26, setidaknya untuk beberapa waktu ke depan.

Keputusan ini muncul setelah hasil kurang memuaskan di Grand Prix Spanyol. Lewis Hamilton harus rela menyaksikan balapan dari pinggir lintasan akibat masalah rem, sementara Charles Leclerc hanya mampu finis keempat. Kini, Hamilton tertinggal 101 poin dari pemuncak klasemen pembalap, Kimi Antonelli, dan Ferrari berjarak 145 poin dari Mercedes di klasemen konstruktor.

Meski secara matematis peluang juara belum tertutup, situasi ini memaksa tim untuk berpikir strategis. Dengan adanya batas biaya dan pembatasan pengujian aerodinamis, alokasi sumber daya menjadi sangat krusial. Ferrari sendiri telah menggunakan jatah pengembangan mesin ADUO-nya.

F1 Photographer Allegedly Choked by Police at Spanish GP, FIA Urged to Act
Read AlsoF1 Photographer Allegedly Choked by Police at Spanish GP, FIA Urged to Act

“Kami tidak berada dalam situasi seperti 12 bulan lalu,” ujar Vasseur, merujuk pada perubahan regulasi besar F1 2026. “Apa yang kami kembangkan sekarang, 80% akan bisa dibawa ke proyek tahun depan. Kami akan terus bekerja, mungkin pada hal-hal yang berbeda, aspek yang berbeda.”

ADVERTISEMENT

Pernyataan ini menegaskan bahwa Ferrari tak ingin menyia-nyiakan setiap pelajaran dari SF-26. Mobil musim ini masih menyimpan potensi yang bisa dieksplorasi, terutama untuk meningkatkan performa di kualifikasi. Sejak jeda musim panas, baik Hamilton maupun Leclerc belum sekalipun menembus baris depan. Rata-rata posisi start mereka adalah kelima, dengan defisit 0,198 detik dari pole. Mereka tertinggal dari McLaren dan Mercedes, namun masih lebih cepat dari Red Bull.

“Ini yang perlu kami perbaiki, karena jika melihat pace balapan, kecepatannya ada,” jelas Vasseur. “Kami memang harus melakukan pekerjaan yang lebih baik di kualifikasi. Jika Anda melihat Zandvoort dan di sini, profil balapannya mirip bagi kami. Kami punya pace yang layak di kualifikasi, tetapi tidak menyatukan semuanya di percobaan terakhir, dan pace balapan oke.”

Vasseur menambahkan bahwa fokus utama tim saat ini adalah evolusi performa di kualifikasi, bukan semata-mata pace mentah. “Kami sudah ada di posisi itu di run pertama Q3, potensinya ada, kami hanya perlu beradaptasi lebih jauh,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Dengan pendekatan ini, Ferrari seolah ingin memastikan bahwa setiap update yang dilakukan sekarang tidak hanya berguna untuk sisa musim 2026, tetapi juga menjadi fondasi berharga untuk mobil 2027. Sebuah strategi jangka panjang yang menunjukkan bahwa Maranello tak ingin terjebak dalam tekanan sesaat.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU