Lewis Hamilton dan Charles Leclerc telah membuka lembaran baru. Setelah insiden kontroversial di lap pembuka Grand Prix Italia, duo Ferrari itu duduk bersama, berbicara dari hati ke hati, dan memastikan hubungan mereka tetap solid. Tidak ada aturan tim khusus yang diterapkan untuk saat ini—mereka akan terus balapan bebas, tapi dengan pemahaman yang lebih matang.
Insiden di Monza memang menyita perhatian. Hamilton menusuk ke sisi dalam Leclerc di Tikungan 1, namun keduanya saling bertarung keras hingga Hamilton terhempas ke kerikil di Tikungan 2. Leclerc kemudian menyebut "kita sudah terlalu jauh", pernyataan yang sempat membuat Hamilton kurang senang. "Saya sudah di depan di Tikungan 2. Saat apex, saya di depan. Jadi tidak ada 'kita' dalam hal itu," ujar Hamilton kala itu.
Namun, ketegangan itu cepat cair. Hamilton mengungkapkan bahwa mereka telah berbicara empat mata tanpa ada yang menghindar. "Yang hebat adalah tidak ada yang menghindar dari diskusi. Kami duduk berhadapan, hanya dia dan saya, dan membicarakannya," jelas Hamilton di Madrid, Kamis (5/9). "Kami sama-sama terbuka dan jujur, menyelesaikannya, dan bisa melangkah maju. Saya pikir itu menunjukkan kedewasaan dia dan itu sehat. Ini hubungan yang telah kami bangun seiring waktu."

Leclerc pun mengakui kesalahannya. "Jelas kami tidak pernah ingin melihat mobil satu tim berada di rumput. Setelah meninjau ulang, kami berbicara dengan Lewis. Saya tahu saya terlalu jauh di Tikungan 2 dan saya katakan itu kepadanya," aku Leclerc. "Saya tidak akan merinci lebih jauh. Yang pasti, ini tidak mempengaruhi hubungan baik kami dan tidak akan mempengaruhi apa pun ke depannya. Itu yang terpenting bagi saya."
Pembalap Charles Leclerc juga menyoroti besarnya sorotan yang diterima Ferrari dibandingkan tim lain yang juga mengalami gesekan antar rekan setim. "Ketika hal seperti ini terjadi di balapan kandang, memang menimbulkan keributan besar di luar. Namun, melihat balapan dari luar, ada juga gesekan antara rekan setim di tim lain. Hanya saja yang dibicarakan orang adalah Lewis dan saya, yang menurut saya kurang tepat," tegasnya. "Tapi bukan berarti kami melakukan segalanya dengan sempurna. Saya tidak di Tikungan 2. Dan untuk itu, saya langsung jelas dengan Lewis setelah meninjau gambar."
Ia menambahkan bahwa proporsi pemberitaan untuk Ferrari jauh lebih besar. "Saya perlu hati-hati karena ini bukan untuk mengecilkan apa yang terjadi—tidak bisa diterima melihat Lewis ke kerikil. Tapi proporsinya jauh lebih besar di sisi kami dibandingkan dua tim lain yang bertarung di depan. Tidak ada keributan sebanyak itu," ujarnya. "Jadi proporsi ketika Anda membalap untuk Ferrari memang jauh lebih besar, terutama di Monza. Tapi itu bukan untuk mengecilkan."
Dengan kejadian ini, Hamilton dan Leclerc menunjukkan bahwa komunikasi adalah kunci. Mereka tidak ingin aturan tim yang kaku, tetapi kesepakatan informal untuk saling menghormati batas. Lewis Hamilton menekankan bahwa rasa frustrasi wajar terjadi, tetapi tujuan bersama untuk tim tetap yang utama. "Kami sangat dekat dalam hal pace. Kami sama-sama ingin menang dan ingin tim tampil baik. Tapi saya pikir ini positif," pungkasnya. Ferrari pun berharap harmoni ini terus terjaga di sisa musim.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!