Ferrari kembali angkat bicara soal performa mesinnya di Formula 1 musim ini. Meski telah membawa upgrade kedua pada unit daya melalui skema ADUO, tim asal Maranello itu jujur mengakui bahwa mereka masih kekurangan pure power untuk bisa bersaing dengan mesin Mercedes yang tampil dominan.
Pada Grand Prix Italia di Monza akhir pekan lalu, Ferrari memperkenalkan spek mesin terbaru untuk mobil SF-26. Namun, hasilnya belum sesuai harapan. Dalam kualifikasi, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton hanya mampu mengamankan baris kedua, sementara duo Mercedes, Pierre Gasly dan George Russell, justru mengunci baris terdepan.
Di balapan, Leclerc harus tersingkir setelah terlibat insiden keras di lap pertama dengan dampak 60G, sedangkan Hamilton hanya bisa finis di posisi keenam. Situasi itu membuat tim keluar dari zona podium, dan bos tim Frederic Vasseur pun angkat bicara soal akar masalahnya.

Vasseur: Bukan Soal Deployment, tapi Kurang Tenaga Murni
Vasseur menjelaskan bahwa kekurangan tenaga murni membuat tim harus bermain-main dengan strategi deployment energi untuk mencoba menutup celah di trek lurus. Namun, ia menekankan bahwa hal itu bukan solusi jangka panjang.
“Saya tidak ingin memberi detail, tapi ketika Anda kekurangan tenaga murni, Anda mulai bermain dengan deployment untuk mencoba mengompensasi di satu trek lurus. Tetapi jika Anda menggunakan lebih banyak di satu titik, Anda akan mengurangi di titik lain, dan itu jadi spiral yang salah,” ujarnya.
Vasseur juga menyebut bahwa kesenjangan ke Mercedes di Monza terasa “dua kali lebih besar” dibandingkan jika balapan di sirkuit seperti Zandvoort. Menurutnya, trek yang sensitif terhadap tenaga seperti Monza benar-benar memperlihatkan defisit yang dimiliki Ferrari.
Meski demikian, ia tetap optimistis dengan pengembangan yang dilakukan. Vasseur menargetkan tahun 2027 sebagai momen di mana daya saing sesungguhnya dari mesin Ferrari akan terlihat, karena proses pengembangan unit daya memakan waktu lama dan dibatasi oleh cost cap.
Dengan situasi ini, Ferrari masih punya pekerjaan rumah besar untuk mengejar ketertinggalan dari Mercedes, terutama di sisa musim yang akan dijalani dengan trek yang lebih seimbang.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!