Fabio Di Giannantonio mengakui Ducati harus segera meningkatkan performa motor GP26 setelah melihat dominasi Aprilia Racing pada MotoGP Belanda 2026 di Assen. Meski memangkas jarak menjadi hanya 16 poin dari puncak klasemen, pembalap VR46 itu menilai kecepatan RS-GP menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar dunia.

Di Giannantonio finis di posisi keempat, tepat di belakang tiga motor Aprilia yang dikuasai Ai Ogura, Raul Fernandez, dan Jorge Martin. Hasil tersebut membuatnya memangkas selisih poin setelah Marco Bezzecchi gagal finis akibat kecelakaan pada lap kedua.
Meski puas mampu memaksimalkan hasil di lintasan yang memang menguntungkan karakter Aprilia, pembalap Italia itu mengaku mulai khawatir melihat perkembangan performa rival asal Noale tersebut sepanjang musim 2026.


"Kami tahu Aprilia sangat kuat di sini, jadi bisa mengurangi selisih dengan pemimpin klasemen adalah hasil yang luar biasa. Posisi keempat sudah bagus untuk kami hari ini," ujar Di Giannantonio.
Ia menegaskan bahwa kekuatan Aprilia bukan hanya berasal dari kualitas para pembalapnya. Menurutnya, RS-GP kini memiliki keunggulan teknis yang belum mampu dikejar Ducati melalui pengembangan GP26.
"Saya senang karena sudah mengeluarkan kemampuan maksimal, begitu juga motornya. Tetapi saya sedikit khawatir dengan selisih kami terhadap Aprilia karena mereka tampil luar biasa. Saya rasa ini bukan hanya soal pembalap, motornya juga memiliki sesuatu yang lebih. Para pembalap mereka memang tampil hebat, tetapi motornya juga sangat kompetitif. Kami harus meningkatkan motor jika ingin bertarung melawan mereka," jelasnya.

Di Giannantonio yang kini menjadi pembalap Ducati dengan posisi tertinggi di klasemen juga memastikan statusnya sebagai kandidat juara tidak mengubah dukungan yang diterimanya dari Ducati. Ia menegaskan pabrikan asal Borgo Panigale tersebut tetap memberikan perhatian penuh sejak dirinya bergabung dalam program pembalap pabrikan.
"Sejak saya bergabung dalam program pabrikan, mereka selalu ada untuk saya. Tidak ada perubahan besar hanya karena posisi saya di klasemen. Ketika Marc sempat absen, tentu mereka memiliki waktu lebih banyak di garasi saya. Namun selain itu, mereka selalu memberikan dukungan maksimal. Saya tidak punya hal buruk untuk dikatakan mengenai mereka," tutup Di Giannantonio.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!