Eks pembalap Grand Prix yang kini menjabat sebagai direktur GPDA serta penasihat teknis, Alex Wurz, membeberkan perkembangan terkini seputar megaproyek sirkuit balap Formula 1 baru yang sedang dikerjakannya di seluruh dunia. Berbicara secara eksklusif dalam wawancara mendalam, Wurz mengupas tuntas status pembangunan sirkuit masa depan mulai dari benua Afrika hingga Timur Tengah yang diproyeksikan masuk dalam kalender balap global dalam beberapa tahun mendatang.
Proyek ambisius di Ruanda menjadi salah satu sorotan utama yang dibahas secara rinci oleh Wurz. Berperan sebagai konsultan pemerintah setempat sejak tahun 2022 bersama sang ayah Franz Wurz, ia memastikan bahwa seluruh tahapan masih berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Konsep yang diusung bukan sekadar lintasan balap biasa, melainkan kawasan terpadu multiguna yang dirancang untuk memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat lokal di kawasan selatan Kigali.
"Semuanya berjalan sesuai jadwal. Kami bekerja sebagai konsultan pemerintah sejak 2022 dan menekankan pada pemanfaatan multifungsi yang memberi manfaat nyata bagi warga lokal," ujar Wurz menjelaskan visi besar di balik proyek sirkuit tersebut. Pekerjaan tanah awal dijadwalkan mulai bergulir pada awal 2027 mendatang, sementara penyelenggaraan balapan resmi baru akan dihelat setelah seluruh infrastruktur penunjang seperti hotel, fasilitas rekreasi, kawasan pemukiman, hingga institusi pendidikan benar-benar rampung sepenuhnya.

Selain proyek di Benua Afrika, perkembangan masif juga terjadi di kawasan Timur Tengah dengan pembangunan sirkuit baru di Qiddiya, Arab Saudi. Meskipun sempat menghadapi dinamika keamanan regional akibat situasi geopolitik di Timur Tengah, Wurz mengonfirmasi bahwa aktivitas konstruksi di kompleks hiburan dan olahraga yang terletak di selatan Riyadh tersebut tetap berjalan tanpa henti. Berbagai taman hiburan bahkan telah rampung dan beroperasi penuh, dengan estimasi debut Grand Prix yang diprediksi bakal terselenggara pada tahun 2028 mendatang.
Di luar kedua megakawasan tersebut, firma yang dipimpin oleh Wurz juga memegang kendali atas sejumlah proyek pengembangan lintasan balap lainnya di berbagai belahan dunia. Mulai dari rencana pembangunan sirkuit di Albania yang saat ini tinggal menunggu waktu eksekusi, tahap awal proyek lintasan di dekat perbatasan Jerman di Denmark, hingga renovasi mendalam di kompleks legendaris Willow Springs di California yang dijadwalkan memulai konstruksi fisiknya pada tahun 2027. Dengan tim multinasional yang berbasis di Wina dan melibatkan puluhan tenaga ahli, mantan pembalap Mercedes-AMG Petronas Formula One Team ini mengaku tidak pernah kehabisan tantangan dalam merancang masa depan dunia balap.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!