Advertisement Sportrik
15s

Ducati Respons Isu Gresini ke Honda MotoGP 2027

Notifikasi
Ducati Respons Isu Gresini ke Honda MotoGP 2027
© Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Davide Tardozzi dari Ducati Lenovo Team merespons spekulasi mengenai kemungkinan Gresini Racing meninggalkan Ducati untuk beralih ke Honda HRC pada musim MotoGP 2027.

Struktur tim satelit Ducati yang selama ini menjadi salah satu fondasi dominasi mereka di MotoGP kini menghadapi ketidakpastian. Dalam beberapa musim terakhir, Ducati dikenal memiliki jaringan tim satelit paling kuat di grid, dengan total enam motor yang tersebar antara tim pabrikan, Gresini, dan VR46 Racing Team.

Model ini memungkinkan Ducati untuk mengumpulkan data teknis dalam jumlah besar sekaligus meningkatkan peluang hasil kompetitif melalui berbagai line-up pembalap. Namun, dinamika terbaru di paddock Brasil mengindikasikan bahwa konfigurasi ini bisa berubah dalam waktu dekat.

Ducati Responds to Gresini Honda MotoGP 2027 Speculation
Read AlsoDucati Responds to Gresini Honda MotoGP 2027 Speculation

Struktur Satelit Ducati Mulai Terancam

Pada musim 2026, Ducati masih mengoperasikan dua motor GP26 di tim pabrikan, serta kombinasi GP26 dan GP25 di Gresini dan VR46. Meski demikian, hasil awal musim menunjukkan tantangan tersendiri, di mana satu-satunya podium Ducati di grand prix sejauh ini justru diraih oleh pembalap satelit, yaitu Fabio Di Giannantonio dari VR46.

ADVERTISEMENT

Situasi ini menegaskan pentingnya peran tim satelit dalam menjaga daya saing Ducati, sekaligus menyoroti risiko jika salah satu mitra utama mereka memutuskan untuk hengkang.

Laporan yang muncul sepanjang akhir pekan MotoGP Brasil menyebut bahwa Gresini tengah mempertimbangkan untuk kembali bekerja sama dengan Honda pada 2027. Jika terealisasi, langkah ini akan mengakhiri kemitraan Gresini dengan Ducati yang dimulai sejak 2022.

Latar Belakang Hubungan Gresini dan Honda

Gresini Racing memiliki sejarah panjang bersama Honda, yang dimulai pada 2002 hingga 2014. Dalam periode tersebut, tim yang didirikan oleh mendiang Fausto Gresini mencatatkan beberapa pencapaian signifikan, termasuk finis runner-up kejuaraan dunia pada 2003, 2004, dan 2005.

ADVERTISEMENT

Setelah itu, Gresini sempat menjadi tim pabrikan Aprilia sebelum kembali menjadi tim independen dan menjalin kemitraan dengan Ducati. Sejak 2022, tim ini konsisten mencatatkan kemenangan bersama berbagai pembalap, meskipun tidak selalu mendapatkan spesifikasi motor terbaru.

Pada musim 2026, Gresini akhirnya mendapatkan akses ke motor spesifikasi penuh melalui Alex Marquez, menandai peningkatan status dalam struktur Ducati.

Dinamika Pembalap Perkuat Ketidakpastian

Ketidakpastian masa depan Gresini juga dipengaruhi oleh perubahan line-up pembalap. Alex Marquez, yang finis sebagai runner-up kejuaraan dunia 2025, dikabarkan akan bergabung dengan tim pabrikan KTM pada 2027.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Fermin Aldeguer disebut akan tetap berada dalam struktur Ducati dengan berpindah ke VR46. Kontrak Aldeguer yang langsung terikat dengan Ducati memberi fleksibilitas bagi pabrikan untuk mengatur distribusi pembalap sesuai kebutuhan strategis.

Perpindahan ini dilaporkan memicu ketegangan internal, terutama bagi pemilik tim Gresini, Nadia Padovani, yang tidak mengantisipasi perubahan tersebut.

Respons Ducati dan Posisi Negosiasi

Menanggapi rumor yang berkembang, Davide Tardozzi menegaskan bahwa Ducati tidak ingin kehilangan Gresini sebagai bagian dari ekosistem mereka.

ADVERTISEMENT

“Kami tidak ingin kehilangan mereka. Mereka adalah tim yang hebat, sejak debut dengan kemenangan Enea Bastianini di Qatar 2022,” ujar Tardozzi.

“Kami akan melakukan segala yang kami bisa, tetapi saya pikir mereka juga ingin tetap bersama Ducati.”

Pernyataan ini mencerminkan pentingnya Gresini dalam strategi jangka panjang Ducati, baik dari sisi teknis maupun kompetitif. Kehilangan satu tim satelit berarti berkurangnya kapasitas pengumpulan data serta peluang hasil di lintasan.

ADVERTISEMENT

Faktor Honda dan Implikasi ke 2027

Di sisi lain, Honda HRC menunjukkan tanda-tanda kebangkitan performa, menjadikannya opsi yang semakin menarik bagi tim independen. Jika Gresini bergabung, Honda berpotensi memiliki hingga enam motor di grid melalui tim pabrikan, LCR, dan Gresini.

Konfigurasi tersebut akan memberikan keuntungan signifikan dalam pengembangan motor, terutama dalam mengumpulkan data lintasan dari berbagai pembalap dan kondisi balapan.

Dengan latar belakang ini, keputusan Gresini untuk musim 2027 akan menjadi salah satu faktor kunci dalam membentuk peta kekuatan MotoGP di masa depan. Ducati kini berada dalam posisi untuk mempertahankan kemitraan strategisnya, sementara Honda berupaya memperluas basis kompetitifnya.

ADVERTISEMENT

Secara keseluruhan, situasi ini mencerminkan dinamika kompleks antara strategi pabrikan, kontrak pembalap, dan arah pengembangan teknis. Keputusan akhir Gresini akan memiliki implikasi langsung terhadap keseimbangan kompetitif MotoGP dalam beberapa musim ke depan.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU