Advertisement Sportrik
15s

Ducati Janji Bangkit Usai Tes Jerez 2026

Notifikasi
Ducati Janji Bangkit Usai Tes Jerez 2026
© Gold & Goose

MotoGP, Sportrik Media - Ducati Lenovo Team menegaskan komitmennya untuk bangkit setelah hasil sulit di Jerez MotoGP 2026, dengan fokus utama pada pengembangan aerodinamika guna mengejar performa Aprilia.

Pada balapan akhir pekan di Jerez, Ducati mengalami hasil yang kurang kompetitif dibanding rivalnya. Sementara Aprilia mampu menempatkan empat pembalap di enam besar dan memperkuat posisi di klasemen, tim pabrikan Ducati gagal mencetak poin setelah Marc Marquez mengalami kecelakaan dan Francesco Bagnaia mengalami masalah teknis.

Manajer tim Davide Tardozzi mengonfirmasi bahwa fokus utama dalam tes pascabalapan adalah peningkatan downforce, terutama untuk sektor tikungan cepat yang menjadi kelemahan utama dibandingkan Aprilia.

Quartararo Frustrated After Jerez MotoGP 2026
Read AlsoQuartararo Frustrated After Jerez MotoGP 2026

"Saya pikir sekarang menjadi sangat penting untuk memiliki downforce yang dihasilkan oleh aerodinamika yang tepat, terutama di tikungan cepat di mana kami tahu Aprilia telah membuat langkah besar," ujar Tardozzi.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, Ducati secara intensif melakukan eksperimen dengan berbagai konfigurasi aerodinamika untuk menemukan solusi optimal, khususnya di tikungan 11 dan 12 di Jerez—area di mana insiden Marquez terjadi dan di mana Bagnaia menunjukkan indikasi perbaikan selama tes.

Faktor angin juga disebut berkontribusi terhadap insiden yang dialami Marquez, dengan kurangnya beban pada bagian depan motor menyebabkan hilangnya grip di fase kritis tikungan.

"Kemarin ada sedikit angin, beban di bagian depan tidak seperti yang seharusnya, dan motor sedikit terangkat sehingga kehilangan grip depan," jelas Tardozzi.

ADVERTISEMENT

Selain mengatasi masalah stabilitas, peningkatan downforce diharapkan dapat memberikan konsistensi lebih baik dalam kondisi lintasan yang bervariasi. Hal ini menjadi penting mengingat karakter sirkuit yang berbeda dalam kalender MotoGP.

Tardozzi tetap optimistis bahwa pengembangan yang dilakukan akan segera memberikan dampak nyata dalam balapan mendatang, termasuk potensi peningkatan performa yang lebih konsisten dalam menghadapi Aprilia.

"Saya percaya mulai dari balapan berikutnya, kami akan memiliki sesuatu yang lebih untuk menjadi lebih kompetitif dan bertarung lebih konsisten dengan Aprilia," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Namun, ia juga mengakui bahwa beberapa sirkuit seperti Silverstone secara historis lebih menguntungkan bagi Aprilia, sehingga pendekatan teknis yang fleksibel tetap diperlukan untuk menjaga daya saing sepanjang musim.

Dengan Grand Prix Prancis di Le Mans sebagai seri berikutnya, Ducati menghadapi fase krusial untuk membuktikan efektivitas pengembangan aerodinamika mereka, sekaligus mengembalikan posisi dalam persaingan kejuaraan MotoGP 2026.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU