Advertisement Sportrik
15s

Dall’Igna: Ducati Menang, Namun Terasa Pahit

Notifikasi
Dall’Igna: Ducati Menang, Namun Terasa Pahit
© Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Gigi Dall’Igna dari Ducati mengakui adanya “kepahitan besar” meski tim meraih kemenangan grand prix pertama musim ini melalui Alex Marquez di MotoGP Spanyol 2026.

Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian hasil impresif Aprilia, namun hasil balapan utama justru memperlihatkan kontras tajam bagi tim pabrikan Ducati. Setelah meraih hasil kuat di Sprint melalui Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, keduanya gagal menyelesaikan balapan utama, menghasilkan nol poin yang berdampak signifikan pada klasemen kejuaraan.

Marc Marquez mengalami kecelakaan saat berada di posisi kedua pada lap awal, sementara Bagnaia harus mengakhiri balapan lebih awal akibat masalah teknis. Dampaknya, selisih poin terhadap pemimpin klasemen Marco Bezzecchi semakin melebar, dengan tekanan tambahan pada upaya Ducati dalam mempertahankan peluang gelar.

Marc Marquez Puzzled by Jerez 2026 Crash
Read AlsoMarc Marquez Puzzled by Jerez 2026 Crash

"Kami kembali ke puncak podium untuk pertama kalinya musim ini berkat performa luar biasa Alex Marquez, sementara Di Giannantonio juga tampil sangat baik," ujar Dall’Igna.

ADVERTISEMENT

"Namun ada kepahitan besar karena kami mencatat dua DNF dari pembalap pabrikan. Ini hasil yang sangat berat bagi kami."

Di tengah kesulitan tim pabrikan, kontribusi tim satelit menjadi krusial. Fabio di Giannantonio dari VR46 berhasil naik ke posisi ketiga klasemen, melampaui Pedro Acosta, sekaligus menjaga posisi Ducati dalam persaingan papan atas meski tertinggal dari Bezzecchi.

"Seharusnya ini bisa menjadi hari Minggu yang berbeda bagi tim pabrikan kami, tetapi hasilnya justru mengecewakan. Tim Gresini dan VR46 menjaga nama Ducati, dan kami memberikan selamat kepada mereka," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Meski Ducati meraih kemenangan, performa Aprilia tetap menjadi perhatian utama dengan seluruh pembalapnya finis di enam besar. Hal ini menunjukkan bahwa keunggulan kompetitif tidak lagi terpusat pada satu pabrikan, melainkan tersebar di beberapa tim dengan tingkat performa yang semakin mendekat.

Dall’Igna juga menegaskan pentingnya pengembangan berkelanjutan pada GP26, termasuk evaluasi hasil tes pasca-balapan di Jerez. Sejumlah inovasi aerodinamika telah diuji dan direncanakan untuk diterapkan dalam seri-seri berikutnya guna meningkatkan daya saing motor.

"Kami harus terus berkembang dan memberikan sesuatu yang lebih kepada para pembalap. Tes hari Senin sangat penting, dengan banyak inovasi aerodinamika yang diuji dan akan digunakan ke depan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Dengan persaingan yang semakin ketat dan selisih poin yang mulai terbentuk, Ducati menghadapi tekanan untuk segera mengoptimalkan paket teknisnya. Hasil di Jerez menjadi refleksi penting sebelum memasuki rangkaian balapan berikutnya dalam musim MotoGP 2026 yang semakin kompetitif.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU