Aksi Collin Veijer pada balapan kelas menengah di Sirkuit Internasional Sepang menyuguhkan tontonan penuh perjuangan gigih. Memulai lomba dari grid keenam setelah mengamankan hasil kualifikasi yang menjanjikan di baris kedua, pembalap muda berbakat asal Belanda ini harus menghadapi ujian berat di awal lomba akibat kendala teknis pada bagian depan motornya. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan menjaga ritme optimal pada fase-fase krusial pembuka.
Sepanjang lima putaran pertama, pembalap andalan tim Red Bull KTM Ajo ini tak kuasa menahan gempuran para rival di depannya. Kehilangan rasa percaya diri pada sektor depan motor KTM geberannya memaksa dirinya bermain lebih sabar guna menghindari risiko kecelakaan fatal. Alhasil, ia sempat melorot ke posisi kesepuluh dan tertinggal dari rombongan pembalap terdepan yang dipimpin oleh sang pemenang lomba, David Alonso.
Titik balik balapan terjadi ketika balapan menyisakan enam putaran terakhir. Membaca penurunan ritme dari para pesaing di depannya, pembalap bernomor lambung khas tersebut langsung meningkatkan agresivitas dan melancarkan serangkaian manuver overtake yang ciamik. Laju motornya melesat kencang di paruh kedua lomba, membawanya sukses menyalip beberapa pembalap sekaligus hingga akhirnya menyentuh garis finis di urutan ketujuh dengan catatan waktu terpaut 17,705 detik dari sang juara.

Menanggapi jalannya balapan di bawah cuaca tropis Sepang, sang pembalap mengakui bahwa awal lombanya sama sekali tidak berjalan mulus. "Putaran-putaran pertama benar-benar tidak berjalan baik bagi kami. Saya tidak merasakan traksi yang sama pada bagian depan seperti saat sesi kualifikasi kemarin. Saya kehilangan rasa percaya diri untuk menekan secara maksimal dan tidak ingin mengambil risiko kehilangan kendali," ujar Veijer mengevaluasi performa awal lombanya.
Kendati demikian, tambahan sembilan poin krusial dari seri kali ini berhasil mendongkrak posisinya ke peringkat sepuluh besar dalam klasemen sementara kejuaraan dunia Moto2. Ia memilih mengambil sisi positif dari kebangkitannya di akhir balapan serta bertekad untuk terus belajar demi menghadapi sisa kalender balap musim ini. "Kami berhasil bangkit menjelang akhir lomba dan menunjukkan kecepatan yang kompetitif. Banyak pelajaran berharga yang bisa kami petik untuk terus berkembang ke depannya," pungkasnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!