Juara dunia empat kali Max Verstappen secara terbuka mengungkapkan kekhawatiran serius mengenai kondisi kesehatan tulang belakangnya. Pemeriksaan medis terbaru menunjukkan adanya dampak negatif yang signifikan pada struktur tulangnya, yang diyakini berasal dari hantaman fisik ekstrem saat mobil Formula 1 melibas permukaan lintasan yang tidak rata.
Meskipun pihak pengelola telah melakukan perbaikan serta pengaspalan ulang di beberapa titik menjelang akhir pekan balapan, pembalap asal Belanda tersebut tetap menilai kondisi tersebut jauh dari kata layak. Kegelisahannya semakin memuncak setelah ia mengamati langsung tingkat guncangan ekstrem yang dialami oleh para peserta ajang World Endurance Championship pada bulan September lalu.
"Dari apa yang saya saksikan di WEC, kondisinya sangat bergelombang parah. Jujur saja, saya tidak terlalu menantikan hal itu untuk kesehatan tulang belakang saya," ungkap Verstappen. Ia menambahkan bahwa masalah ini sebenarnya sudah disuarakan oleh para pembalap selama bertahun-tahun, namun situasi kini dinilai semakin tak terkendali.

Gantaman vertikal yang dirasakan para pembalap di trek tertentu bahkan jauh melampaui gaya sentripetal normal saat menikung. Verstappen menyebutkan bahwa ia pernah mengalami beban vertikal hingga menembus angka lebih dari 9G yang langsung menghantam bagian belakang tubuhnya, sebuah situasi yang terasa semakin mengkhawatirkan seiring bertambahnya usia.
"Saya dapat memberitahu Anda dari pemeriksaan yang telah saya lakukan pada tulang belakang saya, bagian bawah tulang belakang tidak terlihat begitu bagus," tegasnya, seraya memperingatkan bahwa karakter mobil generasi mendatang berpotensi memberikan hantaman yang jauh lebih keras saat pengereman dan melibas tikungan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!