Fernando Alonso melontarkan kritik tajam terhadap Monza setelah kecepatan puncak mobil Formula 1 modern turun drastis di GP Italia. Menurutnya, sirkuit bersejarah itu tidak lagi pantas dijuluki 'Temple of Speed'.
Balapan 53 lap di akhir pekan lalu memang menyuguhkan duel seru, dengan Andrea Kimi Antonelli merebut kemenangan dari rekan setimnya di Mercedes, George Russell, pada lap-lap terakhir. Namun bagi Alonso, balapan di Monza terasa jauh dari kata menarik.
Regulasi Mesin 2026 Jadi Biang Kerok
Regulasi mesin 2026 yang membagi tenaga 50:50 antara mesin pembakaran dan baterai mendapat banyak kritik dari penggemar maupun pembalap. Mobil-mobil modern kini mencapai batas kecepatan tertingginya lebih cepat, sehingga di sirkuit dengan karakter trek lurus panjang seperti Monza, kecepatan puncak justru lebih rendah 10 km/jam dibandingkan era sebelumnya.

Aston Martin sendiri hanya mencatat kecepatan tertinggi 319 km/jam di akhir pekan itu. Alonso pun menyebut julukan 'Temple of Speed' untuk Monza sudah tidak relevan.
"Berbeda dari apa yang kami alami sebelumnya di Monza. Kami tiba di sini dan ada tulisan 'Temple of Speed', tapi itu sudah tidak berlaku lagi. Di Barcelona kami mencapai 350 atau 360 km/jam, di Budapest 355 km/jam, sedangkan di Monza hanya sekitar 312 km/jam. Jadi, ini bukan lagi Temple of Speed," ujar Alonso.
Akhir Pekan yang Sulit bagi Alonso
Alonso gagal finis di GP Italia setelah mundur pada lap 23. Ia menduga mobilnya mengalami kerusakan suspensi akibat terlalu agresif melewati trotoar di Lesmo kedua. Ini menutup akhir pekan yang menurut pembalap Spanyol itu "sulit" sejak awal.
Meski membawa paket upgrade sasis AMR26 yang menghasilkan poin di Zandvoort, Alonso menyadari timnya akan kesulitan di sirkuit yang sangat bergantung pada tenaga mesin seperti Monza. Namun, ia sempat menikmati pertarungan dengan mobil-mobil Cadillac sebelum masalah muncul.
"Ya, saya pikir saya mengalami kerusakan di mobil. Saya melewati trotoar di Tikungan 7 dan ada yang terasa aneh, mungkin suspensi. Itu sulit, sama seperti keseluruhan akhir pekan. Kami sempat bertarung dengan Cadillac, jadi setidaknya ada sedikit keseruan. Tapi ya, akhir pekan yang sulit," jelas Alonso.
Selanjutnya, Alonso akan menghadapi balapan kandang keduanya pada 2026 di sirkuit baru Madring, Madrid.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!