Alex Rins memutuskan untuk mengakhiri kariernya di dunia balap motor pada akhir musim ini. Pembalap Yamaha itu mengonfirmasi bahwa ia akan meninggalkan MotoGP dan tidak akan melanjutkan karier di World Superbike (WorldSBK), meskipun sempat didekati oleh tim satelit Ducati, GoEleven.
Kabar kepindahan Rins dari Yamaha sebenarnya sudah santer terdengar beberapa bulan terakhir. Performa inkonsisten dan cedera membuat Yamaha tidak memperpanjang kontraknya, sementara opsi untuk bertahan di MotoGP pun minim. Rins sempat disebut-sebut akan beralih ke WorldSBK bersama GoEleven, tim yang pernah menang bersama Andrea Iannone dan Michael Ruben Rinaldi. Namun, pembalap berusia 30 tahun itu tidak pernah sepenuhnya yakin dengan langkah tersebut.
"Saya punya dua kemungkinan di sana," ujar Rins, mengisyaratkan ada peminat lain selain GoEleven. "Saya sangat berterima kasih kepada mereka karena mereka sangat tertarik kepada saya." Meski begitu, Rins akhirnya memilih untuk menolak tawaran tersebut karena menemukan "sesuatu yang lebih memotivasi" – yang belum bisa ia ungkapkan secara detail. Dari cara ia berbicara dan percakapan dengan media Spanyol, kuat dugaan masa depannya ada di balap mobil.

"Seperti yang saya bilang beberapa balapan lalu, saya punya proyek yang sangat bagus dan menarik – yang belum bisa saya ungkapkan karena belum 100 persen selesai," lanjut Rins. "Saya sangat senang. Sulit untuk memilih karena sepanjang hidup saya di MotoGP, di kejuaraan ini, banyak pertarungan, banyak balapan, banyak kemenangan... 14 tahun, kurang lebih. Jadi, saya akan berhenti dengan dua roda."
Rins mengakhiri karier MotoGP dengan enam kemenangan – lima bersama Suzuki dan satu bersama LCR Honda. Puncak kariernya terjadi pada 2020 ketika ia sempat bersaing ketat dalam perebutan gelar. Sayangnya, cedera kaki parah pada 2023 dan kepindahan ke Yamaha yang tidak berjalan mulus membuat momentumnya hilang. Sejak bergabung dengan Yamaha, Rins hanya sesekali menunjukkan kecepatan, tetapi tidak mampu tampil konsisten di barisan depan.
Keputusan Rins untuk pensiun dini dari balap motor menandai berakhirnya salah satu era di MotoGP. Ia dikenal sebagai pembalap yang cepat dan gigih, terutama saat membela Suzuki. Kini, ia siap menantikan tantangan baru di dunia balap mobil, yang kabarnya akan ia geluti mulai tahun depan. Meski belum diumumkan resmi, para penggemar bisa bersiap melihat Rins beraksi di lintasan empat roda.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!