Juara Dunia Supersport Albert Arenas mendadak mendapatkan secercah harapan baru untuk melangkah ke grid utama World Superbike pada musim 2027 mendatang. Meskipun sebelumnya sukses merebut gelar juara dunia bersama Yamaha dengan penampilan yang sangat superior, pabrikan asal Jepang tersebut terpaksa menutup pintu promosi langsung akibat kendala kontrak pembalap yang sudah terikat penuh untuk tahun depan.
Yamaha sebenarnya sempat menawarkan kontrak berdurasi dua tahun kepada Albert Arenas dengan skema turun semusim di kelas Supersport pada 2027 dan jaminan kursi Superbike pada 2028, disertai fasilitas lima hari tes motor 1000cc. Namun, tawaran tersebut dengan tegas ditolak oleh sang pembalap asal Spanyol karena dirinya enggan menghabiskan satu tahun lagi di kelas menengah demi menjaga momentum kariernya.
"Saya mengambil risiko untuk menemukan apa yang paling cocok untuk masa depan saya. Saya tidak ingin membalap di Supersport untuk satu tahun lagi, juga karena faktor usia. Saya ingin berkembang, jadi saya harus berani," ujar Albert Arenas menanggapi keputusan besarnya dalam menolak tawaran bertahan dari pabrikan garpu tala tersebut.

Sempat merajut komunikasi dengan pabrikan asal China, CF Moto, yang berencana masuk ke WorldSBK, kepindahan tersebut urung terjadi lantaran memaksanya vakum balapan selama semusim penuh sebagai test rider. Situasi pelik ini akhirnya berubah drastis menjelang putaran final WorldSBK di Jerez ketika pintu menuju tim Go Eleven terbuka lebar berkat dukungan sponsor utama Pata asal Italia.
Dengan sokongan dana masif dari pabrikan camilan asal Italia tersebut yang memungkinkan Go Eleven menurunkan dua motor Ducati Panigale V4R musim depan, eks pebalap Moto3 dan Moto2 berusia 29 tahun itu kini berada di ambang kesepakatan untuk mengamankan kursi kompetitif di kelas premier WorldSBK tahun 2027.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!