SPONSORED

Aksi Unik Max Verstappen Nonton Liga Inggris Saat Penundaan Kualifikasi GP Brasil

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0 Google Add us as preferred source
Aksi Unik Max Verstappen Nonton Liga Inggris Saat Penundaan Kualifikasi GP Brasil
TO NEWS OVERVIEW
Max Verstappen war nur im Q1 auf der Interlagos-Piste© Getty Images / Red Bull Content Pool

Pekan balap Formula 1 di Autodromo Jose Carlos Pace Interlagos diwarnai drama cuaca ekstrem yang memaksa penundaan sesi kualifikasi. Di tengah ketidakpastian kondisi lintasan yang diguyur hujan deras, Max Verstappen memilih cara santai untuk membunuh waktu di garasi Red Bull Racing. Alih-alih merasa cemas, pembalap asal Belanda itu tertangkap basah asyik menonton siaran langsung pertandingan Liga Inggris di televisi paddock.

Perubahan cuaca memang sudah diprediksi oleh para ahli meteorologi jauh hari sebelum akhir pekan dimulai. Benar saja, hujan lebat langsung mengguyur Sirkuit Interlagos tepat ketika sesi Q1 hendak dimulai, membuat visibilitas menurun drastis dan memaksa FIA menunda jalannya sesi penentuan posisi start tersebut.

Memanfaatkan waktu jeda yang cukup panjang di garasi tim, sang juara dunia empat kali mengaku menikmati beberapa pertandingan sepak bola layar kaca. "Saya menonton sepak bola di TV, Liga Inggris," ungkap Verstappen kepada media. Ia bahkan merinci laga seru yang sempat ia saksikan sebelum kru tim memanggilnya untuk mengenakan baju balap dan masuk ke kokpit mobil.

Why George Russell Lost Interlagos Qualifying Pace Despite Heartbreaking Telemetry
Read AlsoWhy George Russell Lost Interlagos Qualifying Pace Despite Heartbreaking Telemetry

"Ada banyak pertandingan berbeda, tetapi laga antara Nottingham Forest dan Manchester City adalah yang terakhir saya tonton sebelum masuk ke mobil. Skornya saat itu 3 banding 1, dan saya bahkan sempat menyaksikan sebuah gol hebat sesaat sebelum masuk ke dalam kokpit," tutur pembalap andalan Oracle Red Bull Racing tersebut dengan santai.

ADVERTISEMENT

Keputusan Verstappen untuk tidak ambil pusing juga dilandasi oleh situasi teknis yang dihadapinya akhir pekan ini. Pembalap bernomor mobil satu tersebut dipastikan harus menerima penalti turun grid akibat pergantian komponen power unit pada mobilnya. Kondisi ini membuatnya sadar bahwa perjuangan utama di hari Minggu tidak akan dimulai dari barisan terdepan.

Oleh karena itu, Verstappen dan tim memutuskan untuk tidak mengambil risiko berlebihan selama sesi kualifikasi yang basah. Ia hanya turun sebentar di Q1 untuk mencatatkan waktu aman sekaligus menghemat set ban intermediate serta wet agar kompon segar tersebut bisa digunakan secara optimal saat balapan utama berlangsung dalam kondisi cuaca yang sulit.

Meski hanya tampil sekilas di sesi pembuka, kecepatan kilat sang juara dunia tetap terlihat jelas di atas aspal basah Interlagos. Catatan waktunya sempat mendominasi sebelum ia akhirnya menutup sesi Q1 di posisi ketiga tercepat, berada di belakang peraih pole position Lando Norris serta pembalap senior George Russell.

ADVERTISEMENT

Menatap jalannya balapan utama Grand Prix Brasil, pemenang 74 Grand Prix itu menyadari bahwa misi penyelamatan poin dari barisan belakang sama sekali bukan perkara mudah. Regulasi aerodinamika modern serta minimnya efektivitas mode overtake di trek lurus panjang Interlagos membuat manuver menyalip menjadi tantangan tersendiri bagi para kompetitor papan atas.

"Dulu Anda bisa dengan mudah bangkit dari belakang, tetapi sekarang kami tidak memiliki DRS. Dan mode overtake di sirkuit ini dengan lintasan lurus yang panjang tidak begitu efektif seperti di trek lain, karena setiap orang kehabisan baterai sehingga perbedaan kecepatan di lintasan lurus jauh lebih kecil. Rasanya akan sedikit mirip seperti di Meksiko, jadi saya pikir menyalip akan jauh lebih rumit," jelas Verstappen menguraikan analisis teknisnya.

Ketika ditanya mengenai resep rahasia untuk bisa merangsek ke barisan depan dan memburu kemenangan dari posisi start yang buncit, pembalap asal Belanda itu tidak muluk-muluk memasang target mustahil. Ia justru berharap pada faktor insiden balapan yang bisa mengacaukan barisan terdepan.

ADVERTISEMENT

"Banyak fase Safety Car agar anak-anak di depan tidak bisa melarikan diri. Kita lihat saja nanti. Sejujurnya, saya tidak terlalu memikirkannya. Saya hanya ingin melihat apa yang terjadi di tikungan pertama dan kemudian melihat bagaimana hasil akhirnya," tutup Verstappen.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU