Cal Crutchlow, yang sempat menjadi pengganti Johann Zarco di LCR Honda musim ini, memberikan pujian tinggi kepada Ai Ogura. Pembalap asal Inggris itu menilai rookie MotoGP asal Jepang tersebut memiliki kemiripan dengan legenda Honda, Dani Pedrosa, terutama dalam hal gaya balap dan postur tubuh.
Ogura memang menjadi salah satu kejutan terbesar di MotoGP musim 2026. Setelah tampil impresif di paruh musim, ia berhasil meraih kemenangan perdananya di Grand Prix Belanda dan sempat duduk di posisi kedua klasemen sementara, hanya terpaut tipis dari pebalap Aprilia pabrikan, Jorge Martin. Namun, kecelakaan di Silverstone dan cedera yang memaksanya absen di Aragon membuat peluangnya untuk merebut gelar juara dunia menjadi makin berat.
Meski begitu, Crutchlow mengaku tetap mengagumi perkembangan Ogura. Menurutnya, jika diminta memilih siapa yang paling berpeluang menantang Marc Marquez di musim ini, sebelum Aragon ia akan menyebut nama Ogura.

“Marc tetap yang terbaik, tapi dia balap dalam kondisi cedera. Kalau Anda tanya siapa selain Marc, saya akan pilih Ai Ogura, kecuali sekarang karena akhir pekan Aragon ini,” ujar Crutchlow dalam kanal resmi MotoGP.
Crutchlow, yang sempat membalap bersama Ogura saat menjadi pengganti, melihat keistimewaan pada cara Ogura mengelola ban. Ia mengatakan bahwa Ogura butuh waktu lebih lama untuk mengaktifkan ban di awal balapan, namun justru itulah yang membuatnya mampu tampil agresif di akhir lomba. Gaya ini, menurut Crutchlow, mirip dengan Pedrosa yang dikenal sangat efisien dalam penggunaan ban.
“Dia tidak mengaktifkan ban seperti pebalap lain di awal. Di akhir balapan, dia masih punya banyak sisa ban. Ini seperti ciri khas Dani Pedrosa,” jelas Crutchlow. “Di balapan yang lebih panas, dia lebih baik karena bisa langsung menekan. Tapi di kondisi lain, dia butuh waktu untuk memanaskan ban.”
Ogura sendiri memiliki postur mungil dengan tinggi 169 cm dan berat 60 kg, menjadikannya salah satu pebalap teringan di grid. Kombinasi antara manajemen ban yang cermat dan fisik yang ringan membuatnya menjadi ancaman serius di setiap seri, terutama saat balapan memasuki lap-lap akhir yang krusial.
Musim ini, performa Ogura di kualifikasi juga meningkat pesat. Hal itu menjadi kunci perbaikannya setelah musim lalu ia sering kesulitan memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan. Kini, ia menjelma menjadi pebalap yang lebih lengkap dan layak diperhitungkan dalam perebutan gelar.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!