Formula 1, Sportrik Media - Charles Leclerc menilai Mercedes-AMG Petronas Formula One Team saat ini berada selangkah di depan para rival setelah dua sesi latihan bebas Grand Prix Australia 2026 di Sirkuit Albert Park.
Meski Mercedes tidak memimpin catatan waktu pada sesi latihan Jumat, Leclerc menilai performa mereka pada simulasi long run menunjukkan potensi yang sangat kuat. Pada FP1, pembalap Scuderia Ferrari itu sempat mencatat waktu tercepat sebelum posisi tersebut diambil alih oleh Oscar Piastri dari McLaren Formula 1 Team pada FP2.
Menurut Leclerc, data kecepatan balapan yang terlihat di Albert Park menunjukkan bahwa Mercedes memiliki konsistensi yang lebih baik dibandingkan rival utamanya.

“FP1 berjalan dengan baik, tetapi di FP2 Mercedes mulai memperlihatkan sedikit lebih banyak dari potensi mereka, dan kami mulai melihat di mana kami masih tertinggal dibandingkan mereka,” kata Leclerc.
“Saya pikir mereka jelas sangat kuat, terutama dalam hal kecepatan balapan. Saya tidak tahu seberapa besar margin mereka dalam kecepatan kualifikasi, tetapi dalam race pace mereka terlihat sangat kuat dibandingkan kami.”
Leclerc juga menyoroti performa impresif Piastri pada FP2, namun ia menduga McLaren menjalankan program berbeda pada kedua mobilnya. Hal ini terlihat dari selisih posisi yang cukup besar antara Piastri dan rekan setimnya.
“Oscar mencatatkan lap yang sangat impresif, tetapi saya tidak tahu apa yang mereka lakukan antara kedua mobilnya,” ujar Leclerc.
“Mungkin mereka sedang mencoba hal yang berbeda di masing-masing mobil, karena Lando Norris terlihat cukup jauh di belakang.”
Kualifikasi yang akan digelar pada Sabtu diperkirakan menjadi indikator pertama mengenai peta persaingan kekuatan tim pada awal musim 2026. Namun Leclerc mengakui bahwa dengan mobil generasi baru, masih banyak variabel yang belum sepenuhnya dipahami oleh seluruh tim.
“Ini adalah balapan pertama dengan mobil yang benar-benar baru, jadi masih banyak tanda tanya,” kata Leclerc.
“Tetapi dari long run biasanya kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai performa semua tim sejauh ini.”
“Saya berharap saya salah dan kami jauh lebih cepat besok. Tetapi saat ini tampaknya Mercedes selangkah di depan, lalu diikuti oleh Red Bull Racing, McLaren, dan kemudian kami.”
Dengan analisis awal tersebut, Ferrari kini akan memanfaatkan sesi latihan terakhir dan kualifikasi untuk mengoptimalkan setelan mobil sebelum balapan utama Grand Prix Australia 2026, di mana strategi serta manajemen ban diperkirakan akan memainkan peran penting dalam menentukan hasil akhir.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!